PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Alasan Pangeran Harry Ingin Buru-Buru Menikahi Meghan Markle | PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - JAKARTA - PUBLIK telah dikejutkan dengan kabar pertunangan Pangeran Harry dan Meghan Markle

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA –  JAKARTA –  PUBLIK telah dikejutkan dengan kabar pertunangan Pangeran Harry dan Meghan Markle. Usai pertunangan, keduanya tengah sibuk mempersiapkan pesta pernikahan yang rencananya akan digelar pada musim semi tahun mendatang, yakni tepatnya Mei 2018.

Memang rencana pesta pernikahan keduanya terkesan buru-buru. Kendati demikian, ada alasan tersendiri yang membuat Pangeran Harry ingin segera mempersunting kekasih hatinya tersebut. Apakah itu?

Dituturkan oleh seorang pengamat kerajaan, Kate Nicholl, rupanya Pangeran Harry ingin sang kakek, Pangeran Philip, bisa menghadiri pesta pernikahannya kelak. Meski persiapan pernikahan dirasa terlalu cepat, namun hal tersebut perlu disegerakan mengingat usia Pangeran Philip yang telah menginjak 96 tahun. Apalagi Pangeran Harry merupakan sosok yang dekat dengan sang kakek.

“Salah satu alasan Pangeran Harry ingin pernikahan ini dilakukan sangat cepat karena usia kakeknya, Duke of Edinburgh, sudah tua dan Pangeran Harry ingin beliau hadir di pernikahannya,” tutur Nicholl, seperti dilansir MarieClaire, Selasa (5/12/2017).
“Dia sangat dekat dengan kakeknya. Harry berpikir bahwa sebaiknya pernikahan diselenggarakan secepatnya sehingga sang kakek bisa hadir dalam keadaan sehat,” lanjutnya.

Pangeran Harry dan Meghan Markle akan menyelenggarakan upacara pernikahan di Kapel St. George di Windsor Castle, di mana lokasi tersebut dekat dengan tempat tinggal Ratu Elizabeth dan Pangeran Philip. Lokasi tersebut dipilih lantaran dipengaruhi oleh kesehatan sang kakek.

“Dia tidak ingin menikah di tempat yang sama seperti saudaranya. Dia tak ingin menyelenggarakan royal wedding di Westminster Abbey. Harry ingin sesuatu yang lebih intimate. Alasan lainnya adalah karena dekat dengan kediaman Duke of Edinburgh dan Ratu Elizabeth,” terang Nicholl.

Nicholl pun memprediksi bila nantinya Harry dan Meghan akan menyelenggarakan pesta pernikahan dengan jumlah tamu undangan yang lebih sedikit dan intim. “Aku tahu ini tidak terdengar sedikit untuk 800 orang, tapi untuk ukuran kerajaan, jumlah tersebut kecil,” ujarnya.

Dibandingkan Westminster Abbey, lokasi pernikahan Pangeran William dan Kate Middleton, kapel St. George tidak memiliki balkon yang biasa digunakan oleh pasangan suami istri untuk tampil menemui publik.

Kendati demikian, pihak Kensington Palace menjamin bila lokasi pernikahan Harry dan Meghan memberi kesempatan kepada publik untuk memperlihatkan pasangan tersebut tampil pertama kali di hadapan publik sebagai pasangan suami istri.

(ren)

Sumber: oke.com

Rhd – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA PUSAT | Headunit

Leave a Reply