PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Banjir Melanda Kulon Progo, Ratusan Warga Mengungsi | PT RFB

001199b4-01e7-4a8b-9f34-d5e9ae4ff353_169

Jakarta, RifanFinancindo – Banjir menerjang permukiman di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Tercatat ratusan orang terpaksa diungsikan ke tempat yang lebih aman.

Wakil Bupati Kulon Progo, Sutedjo mengatakan, bencana banjir melanda beberapa titik. Yakni di wilayah Panjatan berdampak sebanyak 377 warga mengungsi, di Girimulyo 28 warga mengungsi, dan di Lendah sebanyak 250 warga mengungsi.

“Kita sudah instruksikan wilayah agar melakukan penanganan kedaruratan. Di lapangan sudah dibuka posko dan dapur umum sejak tadi malam,” kata Sutedjo kepada wartawan, Rabu (29/11/2017).

Ia menambahkan, beberapa bantuan logistik dari Dinas Sosial Kabupaten Kulon Progo juga sudah disalurkan, seperti bahan makanan, selimut, dan obat-obatan.

Kepala Pelaksana BPBD Kulon Progo, Gusdi Hartono mengaku pihaknya selain penanganan bencana longsor di kawasan utara Kulon Progo, saat ini pihaknya juga berkonsetrasi menangani korban banjir di kawasan selatan Kulon Progo.

“Sebetulnya sejak akhir pekan lalu kita sudah fokus mengantisipasi potensi banjir di wilayah selatan. Tapi ternyata ada bencana longsor di utara, dan kemarin hujan deras seharian banjir menerjang selatan. Kini kita fokus dua-duanya dengan mempertimbangkan kondisi kedaruratan tiap lokasi,” jelasnya.

Berdasarkan catatan Pusdalops BPBD DIY, hingga pukul 09.00 WIB, di Kulon Progo dilaporkan terjadi angin kencang di 20 titik, tanah longsor 27 titik, dan banjir 6 titik. Dampaknya sejumlah infrastruktur juga mengalami kerusakan.

Bupati Bantul Suharsono telah menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana di wilayahnya. Peningkatan status ini diambil setelah bencana banjir, longsor, rumah roboh, pohon tumbang terjadi hampir di seluruh wilayah kabupaten ini.

“Bapak Bupati (Bantul) hari ini sudah menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Kabupaten Bantul, mulai tanggal 29 November sampai dengan 12 Desember,” kata Kepala Pelaksana BPBD Bantul, Dwi Daryanto saat dihubungi detikcom, Rabu (29/11/2017).

Mulai hari ini, kata Dwi, pemkab dan BPBD Bantul akan berupaya menangani kerusakan infrastruktur akibat bencana tersebut. Saat ini pihaknya masih berupaya melakukan pendataan berbagai infrastruktur yang rusak.

“Nanti anggaran perbaikan akan kami usulkan,” jelasnya.

Menurut Dwi, akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Bantul, Selasa (28/11/2017), ada sekitar 167 titik bencana di seluruh Bantul. Akibatnya ribuan warga terpaksa harus dipindahkan ke tempat pengungsian.

“Mohon maaf, kami belum bisa memastikan (ada tidaknya korban meninggal). Karena kami masih mengkondisikan yang mengungsi. Tetapi yang jelas begini, proses pemulihan sampai hari ini masih kami lakukan,” pungkas dia.

sumber: detik

PT Rifan Financindo Berjangka