PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

BI Rate Naik, Rupiah Lanjutkan Kenaikan

bi rate

JAKARTA, Rifan Financindo Berjangka – Nilai tukar rupiah diproyeksikan kembali berpeluang melanjutkan penguatan, Rabu (19/11/2014) ini. Kenaikan BI Rate yang menjadi sentimen utama internal akan seiring dengan penurunan indeks dollar AS.
Membaiknya data sentimen ekonomi Jerman ke titik tertinggi dalam empat bulan terakhir berhasil membawa euro untuk menguat hingga kisaran 1,25 per dollar AS. Di sisi lain, indeks dollar AS terjerembab dengan data AS yang agak memburuk.
Hal itu, menurut riset Samuel Sekuritas Indonesia, diikuti oleh imbal hasil US Treasury 10 tahun yang turun hingga 2,32 persen. Data sektor perumahaan AS ditunggu dan diperkirakan membaik.
Penguatan terlihat pada hampir seluruh aset berdenominasi rupiah mulai dari IHSG, SUN dan rupiah sendiri terhadap dollar AS kemarin. Kenaikan harga BBM yang dinanti pasar memberikan sentimen positif di pasar keuangan Indonesia. Rupiah menguat walaupun mayoritas mata uang di Asia melemah terhadap dollar AS.
BI rate secara mengejutkan dinaikkan. Tetapi perlu diketahui, walaupun kenaikan BI rate melambangkan pengetatan likuiditas, BI juga mengeluarkan kebijakan yang justru akan mendorong penyaluran kredit. Hari ini rupiah pun diperkirakan melanjutkan penguatannya.
Di pasar spot, seperti dikutip dari data Bloomberg, rupiah dibuka menguat ke posisi 12.092 dibanding penutupan kemarin pada 12.136.
Sumber : http://bisniskeuangan.kompas.com/