PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Bursa Asia Turun, Saham Hong Kong Hentikan Kenaikan | PT Rifan Financindo Berjangka

Jakarta,?Rifan Financindo Berjangka -?Indeks saham acuan Hong Kong tergelincir pada hari Rabu, menghentikan kenaikan beruntun empat hari nya, namun indeks saham Cina terdaftar di Hong Kong terus naik seiring lebih banyak uang mengalir masuk dari investor daratan.

Indeks Hang Seng berakhir turun 0,2 persen untuk ditutup di level 23,741.81, sedangkan Indeks China Enterprises naik 0,3 persen untuk mengakhiri hari di level 9,970.19, naik untuk hari kelima berturut-turut.

Sebagian besar sektor jatuh, dengan IT dan saham telekomunikasi memimpin penurunan.

Uang dari Cina terus mengalir ke saham Hong Kong dalam volume besar di bawah skema Shanghai-Hong Kong Stock Connect, seiring investor berusaha untuk mencuri start dari link setara lintas batas, antara Shenzhen dan Hong Kong yang diharapkan akan diluncurkan pada bulan November.

Bursa saham Asia turun untuk pertama kalinya dalam empat hari karena penurunan saham produsen bahan baku dan perusahaan perawatan kesehatan. Saham Jepang mengalami penurunan karena investor mengkaji kemungkinan stimulus oleh pemerintah setelah revisi data menunjukkan ekonomi Jepang tumbuh lebih dari yang diperkirakan.

Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,3 persen menjadi 141,70 pada pukul 09:13 pagi di Tokyo. Indeks tersebut ditutup pada Rabu di level tertinggi sejak 24 Juli 2015, karena pedagang memangkas spekulasi pada kenaikan suku bunga AS pada bulan September di tengah serangkaian data yang lemah secara tak terduga di bulan Agustus, termasuk kemerosotan dalam sektor pelayanan, kontraksi di bidang manufaktur dan perlambatan perekrutan pekerja. Saham Nintendo Co. melonjak 18 persen di Tokyo setelah mengatakan akan merilis game Super Mario Run di App Store Apple Inc. pada bulan Desember, pertama kalinya game franchise terpopuler yang muncul untuk smartphone.

Indeks Topix Jepang turun 0,3 persen karena yen diperdagangkan di 101,88 terhadap dolar. perekonomian negara tersebut tumbuh 0,7 persen pada kuartal kedua, menurut angka yang direvisi oleh Kantor Kabinet pada hari Kamis. Yang dibandingkan terhadap outlook sebelumnya untuk peningkatan sebesar 0,2 persen.

(id, RifanFinancindo)