PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Bursa Saham AS Berfluktuasi Jelang Aksi Brexit

The Wall Street sign is seen outside the New York Stock Exchange

Jakarta, Rifan Financindo Berjangka – Saham AS diperdagangkan sedikit berubah seiring Ketua Federal Reserve Janet Yellen mengisyaratkan bahwa optimisme dalam perekonomian Amerika telah membaik, sementara mata uang pound berfluktuasi dekati level tertinggi sejak Januari lalu di tengah jajak pendapat yang menunjukkan referendum U.K. sebentar lagi.

Indeks S&P 500 berjuang untuk menambah gain hari Senin terkait Yellen menyarankan pertumbuhan lebih lambat dapat bertahan lebih lama bahkan bank sentral terus mengarah ke suku bunga yang lebih tinggi pada tahun ini. Saham Eropa menguat dan euro merosot tajam dalam seminggu terakhir setelah Mario Draghi mengatakan Bank Sentral Eropa bersiap untuk bertindak jika ancaman terhadap outlook inflasi muncul. Pound berfluktuasi setelah gain terbesar selama dua hari sejak 2008.

Pasar keuangan tetap tertekan menjelang referendum U.K pada hari Kamis tentang keanggotaan di Uni Eropa, dengan jajak pendapat terbaru menunjukkan pengetatan pemungutan suara. Pada saat yang sama, investor berjuang dengan tanda-tanda selanjutnya bahwa pertumbuhan global tetap membaik dan kesaksian Yellen untuk sebuah komite Senat bahwa Fed sedang mencari bukti apakah ekonomi AS kembali pada laju pertumbuhan yang moderat.

Indeks S & P 500 naik 0,1 % pada pukul 11:53 siang waktu New York, memperpanjang kenaikan terbesar dalam hampir empat minggu terakhir pada hari Senin. Indeks tersebut sedang berjuang untuk menambah rebound setelah kekhawatiran bahwa Inggris akan memisahkan diri dari Uni Eropa yang dapat mengirim indeks acuan untuk penurunan mingguan terburuk sejak bulan April. Yang menghentikan penguatan dari akhir Mei untuk 0,6 % dari semua-waktu tertinggi pada 8 Juni, berada di atas level 2.100 di mana rally sebelumnya telah goyah dalam satu tahun terakhir. (knc)

 

Sumber : Bloomberg