PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Cerita Manusia Bawah Tanah di Spanyol | PT Rifan Financindo Berjangka

081638_tanah1

Jakarta,?Rifan Financindo Berjangka -?Tahukah Anda, ada orang-orang yang hidup di dalam gua di bawah tanah di Spanyol. Mereka hidup sejak ratusan tahun lalu sampai sekarang. Begini ceritanya…

Dilansir dari situs BBC Travel, Senin (15/8/2016) wilayah gua di bawah tanah tersebut bernama Guadix. Lokasinyanya masuk dalam Provinsi Granada, yang dapat ditempuh selama 4 jam naik mobil atau 1 jam naik pesawat dari ibukota Spanyol, Madrid.

Di Guadix sana, orang-orangnya tinggal di dalam gua di bawah tanah. Jangan bayangkan suasana gua yang gelap dan lembab, orang-orang Guadix mengubah gua layaknya rumah pada umumnya. Di dalam rumahnya ada ruang tamu, ruang keluarga hingga kamar mandi. Lengkap dengan perabotan!

BGDK00 Interior of a cave dwelling in the town of Guadix, Province of Granada, Andalusia (Andalucia), Spain, Europe.

Suasana di dalam rumah di gua di bawah tanah Guadix (Rolf Hicker Photography/BBC Travel)

“Banyak orang berpikir gua itu basah, kotor dan lembab tapi tidak berlaku di Guadix. Di sini sanat nyaman saat musim panas karena terlindung dari panas, serta saat musim dingin suasananya hangat di dalam gua,” papar penduduk setempat, Jose.

Sejarah mencatat, para penghuni Guandix dan yang pertama kali tinggal di dalam gua-gua di sana adalah Bangsa Moor sejak 1000 tahun silam. Bangsa Moor merupakan orang-orang Muslim yang hidup pada zaman pertengahan di sepanjang Andalusia sampai Afrika Barat.

Dahulu, Guadix merupakan kota pusat perdagangan. Di tahun 1400-an kala kekusaan Islam runtuh di Andalusia, orang-orang Moor mengungsikan diri dari kota karena diusir. Jadilah mereka memilih tinggal di dalam gua, untuk merasa aman dan terlindungi dari serangan musuh.

Mereka memahat gua-guanya untuk dijadikan selayaknya rumah. tentu saja, hal itu memerlukan perhitungan tepat agar tidak merusak alam sekaligus tidak membahayakan diri mereka sendiri. Hingga kini, orang-orang yang tinggal di Guadix adalah keturunan Bangsa Moor yang masih tetap memilih untuk tinggal di dalam gua di bawah tanah.

“Keluarga saya sudah tinggal di sini dari generasi ke generasi. Kita suka tinggal di sini dan kita punya segala apapun di sini,” kata Jose.

Dulu dikenal sebagai tempat pengungsi dan dipandang sebelah mata, kini Guadix justru menjadi destinasi wisata yang unik di Negeri Matador. Bahkan untuk lebih memanjakan turis, dibangun pula restoran dan hotel di bawah tanah.

Kini tercatat, 2.000 orang tinggal di Guadix. Sebenarnya tidak semua rumahnya ada di dalam gua di bawah tanah, melainkan bagian teras ada di atas tanah, hanya saja kemudian harus turun ke bawah. Jika Anda datang ke Guadix dan melihat banyak menara-menara berwarna putih yang tidak tinggi ukurannya, itulah saluran ventilasi rumah-rumah di sana.

Orang-orang di Guadix juga ramah dan tak segan mengajak turis untuk masuk serta melihat-lihat isi rumah. Selamat datang di Guadix, yang penduduknya dijuluki manusia bawah tanah.

Rumah di gua di bawah tanah Guadix sudah ada sejak ratusan tahun silam (Peter Eastland/BBC Travel)

(id, RifanFinancindo)