PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Daily Market Review overview 07-06-2016

Daily Market Review overview 07-06-2016

?

Index

? ? ??Hangseng Hong Kong

  • Bursa saham Hong Kong naik lebih dari 1 persen pada hari Selasa pasca Ketua?The Fed AS Janet Yellen dalam pernyataannya memberikan penilaian yang?optimis pada prospek ekonomi AS, tetapi hanya memberikan sedikit petunjuk?tentang kapan akan meningkatkan suku bunga, sentimen positif tersebut?membawa Indeks Hang Seng menguat 1,4 persen ke level 21,328.24 poin,.

 

Shanghai Composite China

  • Saham China berakhir mendatar pada hari Selasa, meskipun penguatan di bursa saham Hong Kong dan pasar Asia lainnya yang didukung dengan berkurangnya ekspektasi kenaikan suku bunga AS dalam jangka dekat. Indeks CSI 300 yang memperdagangkan saham ? saham blue-chip turun 0,1 %, ke level 3,177.05, sementara Indeks Shanghai Composite naik 0,1%, ke level 2,936.04 poin.

Topix/Nikkei 255 Jepang

  • Reli pada saham energi dorong kinerja kinerja Saham Jepang naik yang ditopang dengan kenaikan harga minyak yang lebih ? tinggi diiringi pelemahan ? yen pasca Ketua Federal Reserve Janet Yellen yang mengatakan ekonomi ASakan terus meningkat dan kenaikan suku bunga akan dilakukan secara ??? bertahap. Indeks Topix naik 0,6 % ke level 1,340.77 pada penutupan ? ? ? ? perdagangan di Tokyo. Indeks acuan sebelumnya sempat terkoreksi sebanyak ? 0,2% karena yen diperdagangkan lebih tinggi.

 

S&P 500 US

  • Indeks S&P 500 cukup memangkas penguatannya di satu jam terakhir perdagangan, pasca Indeks acuan menguat 0,5% melebihi level tertingginya sepanjang masanya. Indeks S&P 500 naik 0,1% ke level 2,112.22 pukul 16:00 sore di New York, pasca naik sebanyak 0,5%. Penguatan ini merupakan penutupan tertinggi sejak Juli tahun lalu, sedangkan volume perdagangan di ??? bursa AS sebesar 13% di bawah rata-rata dalam tiga bulan terakhir. Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) meningkat 20,55 poin, atau 0,1%, ke level17,940.88 hari ini, pasca sempat melampaui level 18.000 untuk pertama kalinya sejak April lalu. Penguatan ini dukung oleh pernyataan Ketua Federal Reserve Janet Yellen yang mengatakan ekonomi AS akan terus meningkat dan kenaikan suku bunga akan dilakukan secara bertahap.

 

Commodity

? ? EMAS

  • Emas mengalami penurunan pertama dalam tiga sesi terakhir menyusul Cina, yang merupakan konsumen emas nomor satu dunia, menahan diri untuk menambahkan bullion untuk cadangan mereka, sehingga memicu kekhawatiran ahwa permintaan emas fisik tengah melemah. Emas berjangka untuk pengiriman Agustus tergelincir kurang dari 0,1 persen untuk menetap di level $1.247 per ons pada pukul 1:41 siang waktu New York di Comex. Bullion naik 2,9 persen selama dua sesi sebelumnya terkait dengan indikasi dari pasar tenaga kerja AS yang melemah, memicu spekulasi bahwa The Fed tidak akan menaikkan suku bulan ini pada waktu dekat

 

OIL

  • Harga minyak kembali memperpanjang tren kenaikannya dalam dua sesi beruntun pada Selasa, dengan lanjutan produksi di Nigeria serta tanda-tanda kenaikan permintaan minyak global yang membantu untuk mengangkat harga minyak AS terakhir pada level $50 per barel hingga ke level tertinggi sejak akhir ?? Juli. Minyak mentah West Texas Intermediate naik 38 sen, atau 0,8%, ke level $50,07 per barel di New York Mercantile Exchange.

 

Currency

 

Dolar Australia menguat dan obligasi tetap melemah pasca bank sentral mempertahankan tingkat suku bunganya pada level 1,75 % hari Selasa. Mata uang Australia menguat 0,4 % ke level 73,93 sen terhadap Dolar Amerika Serikat pada pukul 14:31 sore waktu Sydney. Imbal hasil obligasi tenor 10-tahun naik dua basis poin menjadi 2,17 %.

 

??????????? Dolar sedikit menguat terhadap yen pada Selasa ini, karena greenback yang mendapat dukungan terkait pidato dari ketua The Fed Ketua Janet Yellen yang dipantau dengan seksama. Dolar AS dolar diperdagangkan pada 107,82 yen, setelah menyentuh 107,89 yen di awal sesi, dibandingkan dengan 107,57 yen akhir Senin kemarin di New York.

 

Serangkaian jajak pendapat baru menunjukkan dukungan untuk Inggris bertahan di Uni Eropa, mendorong pound berada di level tertingginya pada hari Selasa. Pound diperdagangkan di level $ 1,4546 pada akhir Selasa di New York, dibandingkan dengan level $ 1,4455 pada akhir Senin.

 

 

Sumber:?www.rfbnews.com