PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Dibuka Positif, IHSG Berpeluang Cetak Rekor Lagi

Jakarta, Rifan Financindo Berjangka?-?Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan pada perdagangan saham pagi ini meski terbatas. Hal ini juga mengikuti laju bursa saham Asia yang sebagian besar menguat.

Pada pra pembukaan perdagangan saham, Senin (16/2/2015), IHSG naik tipis 3,8 poin (0,07 persen) ke level 5.377,97. Indeks saham LQ45 mendaki 0,10 persen ke level 938,71.

Penguatan indeks saham ini berlanjut pada pukul 09.00 WIB. IHSG naik tipis 5,07 poin (0,09 persen) ke level 5.379. Indeks saham LQ45 menguat 0,02 persen ke level 937,03. Sebagian besar indeks saham acuan menguat pada hari ini.

Pagi ini ada sebanyak 91 saham berada di zona hijau sehingga mengangkat IHSG. Sementara itu, 28 saham melemah. Sedangkan 57 saham lainnya diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham sekitar 7.084 kali dengan volume perdagangan saham 200,62 juta saham. Nilai transaksi harian saham sekitar Rp 244,63 miliar.

Di awal perdagangan saham, IHSG sempat sentuh level tertinggi 5.384,02 dan terendah 5.373,99. Meski demikian, sektor saham menguat dan melemah seimbang. Sektor saham pertambangan naik 0,29 persen, sektor saham konstruksi mendaki 0,28 persen, dan sektor saham industri dasar menguat 0,24 persen.

Sedangkan sektor saham infrastruktur tergelincir 0,70 persen dan sektor saham aneka industri melemah 0,18 persen.
Berdasarkan data RTI, investor asing juga masih melakukan aksi beli bersih meski terbatas. Investor asing melakukan aksi beli bersih sekitar Rp 4 miliar. Sedangkan pemodal lokal melakukan aksi jual bersih sekitar Rp 16 miliar.

Saham-saham yang mencatatkan penguatan dan sebagai penggerak indeks saham antara lain saham APLN naik tipis 1,81 persen ke level Rp 451 per saham, saham SOCI mendaki 1,69 persen ke level Rp 600 per saham, dan saham BBCA naik tipis 1,07 persen ke level Rp 14.175 per saham.

Sementara itu, saham berkapitalisasi besar cenderung tertekan. Saham TLKM turun 1,17 persen ke level Rp 2.945 per saham, saham KLBF melemah 2,14 persen ke level Rp 1.830 per saham, dan saham GIAA melemah 1,89 persen ke level Rp 520 per saham.

Analis Teknikal PT Mandiri Sekuritas menyebutkan, jika IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan. IHSG akan bergerak di kisaran support 5.307 dan resistance 5.400 pada hari ini.

Sejumlah sentimen yang pengaruhi IHSG antara lain DPR menyepakati rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara perubahan (APBN-P) 2015 yang diusulkan pemerintah. Berdasarkan asumsi yang disepakati maka pendapatan negara dan hibah dalam APBN-P 2015 sebesar Rp 1.761,64 triliun. Asumsi terdiri dari penerimaan dalam negeri Rp 1.758,33 triliun dan penerimaan hibah Rp 3,311 triliun.

Sumber:?http://finance.detik.com/