PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Dolar Bersiap Mencatat Penguatan Selama 4 Pekan Terkait Pulihnya Ekonomi AS

dollar naik

Dolar menuju kenaikan mingguan keempat, terpanjang dalam 17 bulan terakhir seiring ekonomi menguatnya perekonomian AS dan meningkatnya ketegangan di Ukraina dan Timur Tengah meningkatkan daya tarik aset Amerika.
Greenback berada 0,2 persen dari level tertingginya dalam hampir enam bulan terakhir terhadap sekeranjang mata uang utama, karena Citigroup Inc indeks ekonomi AS secara mengejutkan ekonomi naik ke angka tertingginya sejak Mei lalu. Yen Jepang telah siap untuk kenaikan mingguan pertamanya dalam satu bulan terakhir terhadap mata uang AS menjelang Bank of Japan (BOJ) memutuskan kebijakan hari ini. Dolar Australia dan Selandia Baru melemah sebelum rilis data yang diperkirakan akan menunjukkan pertumbuhan impor melambat di China, mitra dagang terbesar kedua negara Pasifik Selatan.
Dolar mendatar pada level $1,3360 per euro pukul 09:24 di Tokyo, di jalur penguatan mingguan sebesar 0,5 persen. Yen berada di level 102,09 per dolar dari level 102,10 di New York, menuju kenaikan sebesar 0,5 persen sejak 1 Agustus lalu. Yen ditransaksikan di level 136,40 per euro dari level 136,43.
Indeks Spot Dollar Bloomberg, yang melacak greenback terhadap 10 mata uang utama, sedikit berubah pada level 1,022.78 dari level 1,022.28 kemarin, bersiap mencatat penguatan mingguan terpanjang sejak periode yang berakhir 8 Maret 2013 lalu.
Dolar Australia tergelincir sebesar 0,1 persen menjadi 92,65 sen AS, sementara mata uang Selandia Baru turun sebesar 0,2 persen ke level 84,57 sen AS. Aussie kemarin menyentuh level 92,59 sen, terendah sejak 5 Juni lalu.
Sumber: Bloomberg