PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Dolar Menuju Penguatan Pekan Terbaiknya Dalam 10 Bulan Terakhir

dollar

Dolar bersiap menuju kenaikan pekan terbesar dalam 10 bulan terakhir terhadap mata uang utama jelang rilis data hari ini diperkirakan menunjukkan penguatan penjualan ritel, menambah kasus untuk Federal Reserve untuk menaikkan tingkat suku bunga.
Mata uang AS menguat terhadap 28 dari 31 mata uang utama pekan ini, gain terbesarnya terhadap dolar Australia, di tengah spekulasi kenaikan tingkat pertama The Fed sejak 2006 lalu sampai dengan pertengahan tahun depan. Sementara pound kemarin naik pasca jajak pendapat menunjukkan pendukung Skotlandia menginginkan kemerdekaan seiring mereka mengalami kemunduran dalam sepekan terakhir jelang pemungutan suara yang dapat menyebabkan perpecahan di Inggris. Yen bersiap untuk penurunan pekan terpanjangnya tahun ini menjelang Gubernur Bank of Japan (BOJ) Haruhiko Kuroda berbicara hari ini.
Indeks Spot Dollar Bloomberg, yang melacak Dollar AS terhadap 10 mata uang utama sedikit berubah pada level 1,049.33 pukul 09:06 pagi waktu Tokyo, ditetapkan untuk kenaikan sebesar 1,1 persen pekan ini, kenaikan terbesarnya sejak periode yang berakhir 1 November mendatang. Sebelumnya menyentuh level 1,049.94 kemarin, level tertingginya sejak Juli 2013 lalu.
Mata uang Australia ditransaksikan pada level 90,98 sen AS dari level sebelumnya sebesar 91 kemarin, bersiap untuk penurunan 3 persen pekan ini, penurunan terbesarnya sejak Agustus 2013 lalu. Dolar sedikit berubah pada level $ 1,2922 per euro dari level sebelumnya sebesar $ 1,2925 kemarin. Sementara Yen berada di level 107,09 terhadap Dolar AS berada di level 107,11, ditetapkan untuk penurunan mingguan sebesar 1,9 persen, penurunan mingguan kelima secara berturut-turut.
Sumber : Bloomberg