PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Dolar Tahan Gain Terkait Kebijakan Terpisah Setelah S&P 500 Menembus 2.000

Packs of U.S. one hundred dollar billas are counted at a bank in Westminster, Colorado

Dolar mempertahankan gain terhadap mata uang utama pasca tanda-tanda divergensi kebijakan moneter di AS dan area euro memicu lonjakan obligasi Eropa. Indeks berjangka Asia mixed setelah Indeks Standard & Poor 500 menyentuh di atas level 2.000.
Greenback berada di level $ 1,3186 per euro pada pukul 08:45 pagi di Tokyo, setelah kemarin mencapai level tinggi dalam hampir satu tahun. Yen dan Dolar Selandia Baru diperdagangkan mendekati level terlemah dalam setidaknya enam bulan terakhir, sedangkan obligasi Australia melonjak setelah imbal hasil obligasi atau yield notes Jerman dengan tenor dua tahun turun di bawah nol. S&P 500 berjangka sedikit berubah setelah indeks tersebut berakhir denagan naik 0,5 persen menjadi 1,997.92, mencapai level 2,001.95 untuk pertama kalinya. Indeks berjangka Jepang turun sementara kontrak pada saham Australia naik. Minyak di New York berada di dekat level terendah tujuh bulan.
Investor meninjau pidato gubernur bank sentral pekan lalu dari simposium di Jackson Hole, Wyoming, di mana Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi mengisyaratkan bahwa ia mungkin akan meningkatkan stimulus, sementara Ketua Federal Reserve Janet Yellen mengisyaratkan timeline untuk kenaikan tingkat suku bunga dapat di percepat. Presiden Rusia dan Ukraina akan bertemu di Minsk, Belarus hari ini, di tengah rencana Rusia untuk mengirim konvoi truk bantuan kedua setelah pengiriman pertama memicu tuduhan invasi.

Sumber : Bloomberg