PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Dolar Turun Karena Ketidakpastian Pemulihan Ekonomi

dollar perkasa

Dollar melemah di tengah ketidakpastian pemulihan ekonomi AS yang sudah mendorong mata uang Selandia Baru hanya satu sen dari level tertingginya terhadap greenback seiring gap pada suku bunga yang melebar.
Peminjaman dolar untuk membeli kiwi (dollar Selandia Baru) – sebuah strategi yang dikenal sebagai carry trade – telah kembali ke angka 3 persen bulan ini, tertinggi di antara mata uang utama. Dolar turun ke level terendah dalam lima minggu terakhir setelah data kemarin menunjukkan ekonomi, terkontraksi melebih perkiraan, mendukung komitmen Federal Reserve untuk tetap menerapkan tingkat suku bunga ultra-rendah. Reserve Bank of New Zealand adalah bank sentral pertama di antara negara maju untuk keluar dari level terendah tahun ini, untuk menaikkan biaya pinjaman tiga kali.
Dolar turun 0,3 persen menjadi 87,62 sen terhadap kiwi Selandia Baru pada pukul 09:59 di Tokyo, paling lemah sejak tanggal 6 Mei. Mata uang itu turun 0,7 persen kemarin. Greenback turun 0,1 persen menjadi 101,74 yen, volatilitas tiga bulan pada pasangan mata uang itu turun ke level rendah 5,7 persen. Dolar sedikit berubah pada 1,3633 per euro.
Bloomberg Dollar Spot Index, yang melacak greenback terhadap 10 mata uang utama, berada di 1,007.74. Ditutup pada 1,008.29 kemarin, paling rendah sejak tanggal 19 Mei.
Ekonomi AS mengalami kontraksi terbesar sejak tiga bulan pertama pada tahun 2009 lalu pada kuartal pertama, menurun berdasarkan basis tahunan sebesar 2,9 persen, menurut Departemen Perdagangan. Perkiraan rata-rata ekonom yang disurvei Bloomberg News adalah 1,8 persen.
Sumber : Bloomberg