PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Dolar Turun, Saham Hong Kong Naik Karena Berkurangnya Kekhawatiran Akan Brexit

dolars

Jakarta, Rifan Financindo Berjangka -?Dolar melemah ke tujuh minggu terendah selama sehari karena kemungkinan berkurangnya pemilih Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa mengembalikan fokus kekhawatiran para pembuat kebijakan Federal Reserve tentang permasalahan ekonomi dan laju kenaikan suku bunga secara bertahap.

Mata uang AS turun terhadap semua mata uang utama karena komentar Ketua The Fed Janet Yellen dalam kesaksian kongresnya yang menegaskan pandangan kehati-hatian dan ketidak pastian ekonomi. Dolar melemah terhadap euro dan pound karena para pedagang mengambil isyarat dari taruhan peluang yang mengarah ke referendum Inggris untuk tetap berada di Uni Eropa.

Mata uang AS telah jatuh 2,6 persen dalam bulan ini terhadap ekspektasi bahwa The Fed tidak akan mampu untuk menaikkan suku bunga, berbeda dengan rekan-rekan di Eropa dan Jepang, yang melakukan stimulus moneter.

Indeks Bloomberg Dollar Spot, yang melacak mata uang terhadap 10 mata uang utama, turun 0,4 persen pada pukul 05:00 sore di New York, level terlemah sejak 4 Mei. Dolar melemah 0,5 persen menjadi $ 1,1296 per euro dan turun 0,3 persen menjadi 104,41 yen.(frk)

Saham-saham Hong Kong naik untuk hari keempat berturut-turut pada Rabu ini, karena investor berharap Inggris akan memilih untuk tinggal di Uni Eropa pada referendum minggu ini, sementara pernyataan berhati-hati dari Ketua The Fed Janet Yellen pada kenaikan suku bunga di masa depan juga menenangkan sentimen.

Indeks Hang Seng naik 0,6 persen, ke 20,795.12, sedangkan Indeks China Enterprises naik 0,7 persen, ke 8,763.11 poin.

Indeks kelas berat Tencent Holdings Ltd naik 2,1 persen, setelah kelompok game terbesar di China tersebut mengatakan bahwa mereka akan membeli saham mayoritas di ‘Clash of Clans’ pembuat mobile game Supercell untuk memperluas kepentingan di luar negeri.(mrv)

 

Sumber: Bloomberg