PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Dollar Memperoleh Gain Diiringi Minyak Naik Sedangkan Kiwi turun

U.S-Dollar

Dollar mempertahankan laba terhadap sebagian besar mata uang utama setelah Ketua the fed Janet Yellen yang mengatakan bahwa kemungkinan suku bunga akan naik lebih cepat dari ekspektasi jika market tenaga kerja AS terus meningkat secara lebih cepat daripada yang diantisipasi. Sementara mata uang dari selandia baru turun sedangkan minyak mentah mengalami rebound.
Dollar AS menguat di level 101,66 yen pada 08:55 pagi di Tokyo setelah dua hari kenaikan, sementara Dollar New Zealand turun sebesar 0,5 persen pasca rilis data inflasi yang lebih lambat dari proyeksi.Indeks S&P 500 sedikit berubah mengikuti penurunan di sektor Internet dan saham-saham berskala kecil pasca laporan The Fed yang mengatakan bahwa beberapa sektor bersifat overvalued.
Indeks Nikkei 225 Jepang berfluktuasi. Minyak di New York naik 0,2 persen mengikuti penurunan kemarin di bawah level harga $ 100 per barel.
Berdasarkan pernyataan Yellen di depan otoritas AS bahwa stimulus masih sangat diperlukan, disertai laporan terpisah dari pihak the Fed yang mencatatkan valuasi beberapa saham berskala kecil dari sektor sosial-media dan juga bioteknologi yang terlihat ” membentang secara substansial.” Selain itu China diproyeksikan untuk memberikan laporannya Rabu ini yang menunjukan bahwa pertumbuhan ekonomi berada di level 7,4 persen dalam kuartal kedua, sementara penjualan dari sektor ritel dan output industri naik pada bulan Juni. Komentar The Fed dibayangi oleh laba yang lebih baik dari estimasi JPMorgan Chase & Co dan Goldman Sachs Group Inc.
Sumber: Bloomberg