PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

DPRD DKI Usul Pembuatan Jalur Khusus Motor | PT RFB

65729e96-bfe7-4cfd-ab9b-e1c477174bf6_169

Jakarta, PT Rifan Financindo – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik mengaku senang atas rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencabut kebijakan larangan sepeda motor di Jl MH Thamrin. Taufik ingin ada jalur khusus motor.

“Saya sih memang orang yang dari dulu nggak setuju ada pembatasan motor itu. Makanya, begitu ada wacana untuk dicabut, saya demen banget itu. Kenapa? Karena dulu juga nggak ada kajian yang komprehensif soal itu,” kata Taufik di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (9/11/2017).

Taufik menyebut larangan tersebut justru merugikan pengendara motor. Dia menanyakan hasil kajian soal dampak positif larangan itu.

“Mana coba saya minta kajiannya. Apa untungnya? Plus-minusnya apa? Ruginya apa? Masyarakat dirugikan,” sebut politikus Gerindra ini.

Dari pengalamannya, Taufik menyebut penyebab kemacetan di Ibu Kota bukanlah motor, melainkan mobil. Karena itu, Pemprov DKI Jakarta harus membuat jalur khusus yang hanya boleh dilintasi sepeda motor.

“Mana ada macet karena motor. Nggak loh. Yang macet ya karena mobil. Saya itu kalau misalnya mau ke (stasiun) TV mana, kalau misalnya macet, saya turun dari mobil, naik motor. Jadi yang bikin macet siapa? Nah, jangan diskriminatif,” terang dia.

“Roda dua itu harus ditata, bukan dilarang. Kan nggak mesti di trotoar. Dia (motor) mesti di pinggir, jalan dikasih khusus. Itu saya kira,” tukasnya.

Gubernur Anies sebelumnya menyampaikan akan mencabut larangan sepeda motor di kawasan Thamrin. Anies meminta ada perubahan agar motor bisa difasilitasi di Jalan MH Thamrin.

Soal bakal dibangun jalur khusus di Thamrin, Anies menyebut hal itu sebagai tugas perancang. Yang jelas, dalam rancangan yang baru, ruas Thamrin harus dapat mengakomodasi kendaraan roda dua.

“Nah itu kembalikan lagi kepada perancangnya. Arahannya adalah semua harus bisa. Caranya bagaimana, nah itulah tugas perancang. Kan sekolah tinggi-tinggi harus bisa merancang,” kata Anies di Balai Kota, Senin (6/11).

sumber: detik