PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Duet Maut ‘Si Naga': Ramsey-Bale

92a3553d-1408-46e4-ad9f-d4b46a5158e2_169

Jakarta, Rifan Financindo Berjangka – Gareth Bale memang punya andil besar dalam meloloskan Wales ke babak 16 besar Piala Eropa. Tapi jangan lupa di belakang Bale ada gelandang pintar, Aaron Ramsey.

Tak sulit mencari bukti betapa pentingnya Bale dalam perjalanan Wales di Piala Eropa kali ini, karena dari total enam gol Wales di fase grup — terbanyak di antara tim-tim lain –, setengahnya hadir dari kaki kiri pemain Real Madrid itu.

Wajar saja jika Bale dielu-elukan sebagai pahlawan Wales ketika mereka memastikan lolos ke fase gugur sebagai juara Grup B usai mengalahkan Rusia 3-0, Selasa (21/6/2016) dinihari WIB tadi.

Bale bikin satu gol dari tiga gol kemenangan Wales dan menjadikannya top skorer sementara turnamen. Apa yang ditunjukkan Bale sudah sepatutnya karena dia juga berstatus sebagai pemain termahal dunia.

Namun, Bale tak bisa seperti ini jika tak ada bantuan dari rekan-rekan setimnya, terutama Aaron Ramsey yang menjadi duet setianya di lini serang. Berperan sebagai gelandang box-to-box, Ramsey mampu memainkan peran sebagai penyeimbang lini tengah dan juga mendukung lini depan.

Tengok saja statistik Ramsey selama turnamen ini dengan torehan satu gol dan dua assist. Hanya Bale (3 gol) dan Dimitri Payet (2 gol dan 1 assist) yang bisa menyamai torehan gelandang milik Arsenal tersebut sejauh ini.

Menurut catatan Whoscored, Ramsey cukup sering berada di kotak penalti lawan karena melepaskan rataan 1,3 shots di zona tersebut. Selain itu dari sisi ofensif, Ramsey total punya 2,7 shot per laga, 2,7 umpan kunci, dan 1,7 dribel per laga dari total 268 menit bermain.

“Fantastis rasanya bisa mencetak gol di kompetisi ini. Kami sudah menunggunya sejak lama,” tutur Ramsey di situs resmi UEFA.

“Misi kami adalah lolos dari grup. Fantastis jika kami akhirnya finis di posisi teratas grup. Semoga saja kami bisa membuat fans bangga, Anda dengar bahwa mereka bernyanyi di luar. Kami sudah lolos, kami ingin melihat seberapa jauh bisa melangkah. Apapun bisa terjadi dalam 90 menit,” sambung Ramsey.

 

 

Sumber: Detik