PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Ekonominya Lesu, Wall Street Negatif

Traders gather at the post where Alibaba Group Holding Ltd is traded on the floor of the New York Stock Exchange

Jakarta, Rifan Financindo Berjangka – Bursa saham Wall Street di Amerika Serikat (AS) bergerak turun pada perdagangan Rabu. Ini karena lesunya ekonomi AS kuartal I-2015, dan sinyal ditundanya kenaikan suku bunga acuan oleh bank sentralnya, yaitu The Fed.

Perlemahan pada sejumlah sektor ekonomi membuat The Fed sepertinya menunda kenaikan suku bunga acuan, yang rencananya dilakukan paling lambat September 2015.

“Kami semua tahu, The Fed sangat ingin untuk menormalisasi suku bunga. Namun faktanya, data-data ekonomi belum bisa menjamin hal tersebut dilakukan sekarang,” kata Analis, Wayne Kaufman, dilansir dari Reuters, Kamis (30/4/2015).

Pada perdagangan Rabu, indeks saham Dow Jones Industrial turun 74,61 poin (0,41%) ke 18.035,53. Indeks S&P 500 turun 7,91 poin (0,37%) ke 2.106,85. Sementara indeks Nasdaq turun 31,78 poin (0,63%) ke 5.023,64.

Ada 7,2 miliar lembar saham yang ditransaksikan, jumlah ini di atas rata-rata transaksi harian sebanyak 6,3 miliar lembar saham.

Sumber: http://finance.detik.com/