PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Emas Gain untuk Empat Hari Beruntun Setelah Dolar Tertekan Risalah The Fed

emas turun

Emas memperpanjang kenaikan menuju reli terpanjang sejak bulan Juni setelah pejabat Federal Reserve menyatakan keprihatinan bahwa ekonomi AS mungkin menghadapi risiko dari perlambatan global, pelemahan dolar dan mendorong permintaan safe haven.
Emas untuk pengiriman segera menambahkan sebanyak 0,5% menjadi $ 1,227.16 per ons, level tertinggi emas sejak 26 September, dan diperdagangkan di $ 1,226.76 pada 2:03 di Singapura, menurut Bloomberg generic pricing. Logam tersebut naik 2,5% dalam tiga hari sampai kemarin setelah The Fed merilis risalah pertemuan 16-17 September, dimana mereka terus janji untuk mempertahankan suku bungan mendekati nol untuk waktu yang dirasa cukup.
Bullion memperpanjang rebound dari level terendah tahun ini sebesar $ 1,183.24 pada 6 Oktober setelah sejumlah pejabat The Fed mengatakan ekspansi AS “mungkin lebih lambat dari yang mereka harapkan jika pertumbuhan ekonomi asing melemah dari yang diantisipasi,” menurut hasil risalah. Indeks Bloomberg Dollar Spot turun 0,1%, memperpanjang kemunduran dari hampir empat tahun pada 3 Oktober yang lalu.
Emas untuk pengiriman Desember naik sebanyak 1,8% menjadi $ 1,227.30 per ons di bursa Comex New York, kenaikan intraday terbesar sejak 6 Agustus, dan diperdagangkan di $ 1,227.20. Emas berjangka turun 0,5% kemarin sebelum dirilisnya risalah.
Perak untuk pengiriman segera naik 0,7% menjadi $ 17,498 per ons, memperpanjang kenaikan 1,1% kemarin.
Sumber : Bloomberg