PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Emas Lanjutkan Penurunan ke Level 8 Bulan Terendah Terkait Outlook Permintaan Fisik

emas naik stabil

Emas turun untuk hari keempat ke level terendah sejak Januari lalu terkait kekhawatiran bahwa permintaan fisik di konsumen terbesar di dunia dapat berkurang dan seiring ekspektasi tingginya biaya pinjaman AS angkat harga dolar.
Bullion untuk pengiriman segera turun sebanyak 0,3 persen ke level $1,225.67 per ons, terendah sejak 9 Januari, dan ditransaksikan di level $1,228.32 pukul 07:46 di Singapura, menurut harga generik Bloomberg. Volume untuk kontrak acuan spot kontrak di Shanghai turun ke level satu pekan terendahnya pada 12 September kemarin.
Produksi industri China meningkat di laju terlemah sejak krisis keuangan global, rilis data pada jumat lalu menampilkan, menambah kekhawatiran bahwa permintaan bullion dapat melambat di China sebagai konsumen terbesar akibat perekonomian yang sedang kehilangan momentum. Di India, sebagai konsumen terbesar kedua, impor emas dapat turun di bawah 350 metrik ton pada semester kedua tahun ini seiring pelemahan permintaan terus berlanjut, menurut Edelweiss Jasa Keuangan Ltd. Emas menuju kerugian kuartalan pertamanya tahun ini karena Index Spot Dollar Bloomberg naik sebesar 4,7 persen sejak akhir Juni lalu.
Logam mulia menghentikan reli selama 12 tahun terakhir pada tahun 2013 lalu terkait ekspektasi Federal Reserve yang akan mengurangi pembelian aset bulanannya, yang telah dilakukan sebanyak enam kali. The Fed akan memulai pertemuan kebijakannya selama dua hari besok pasca data yang di rilis pada 13 September lalu menunjukkan penjualan ritel naik pada bulan Agustus, tertinggi dalam empat bulan terakhir.
Sumber: Bloomberg