PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Emas Menetap Mendekati Level Terendah 7 Setengah Bulan

gold

Emas memperpanjang kerugian untuk diperdagangkan di dekat level 7 1/2 bulan terendahnya pada hari Jumat, bersiap untuk menuju pekan terburuknya dalam lebih dari tiga bulan terakhir pasca dolar menguat dan meredakan ketegangan di Ukraina menahan daya pikat untuk safe haven bullion.
Spot emas telah tergelincir sebesar 0,2 persen ke level $1,238.36 per ons pukul 07:31 waktu Singapura, tidak terlalu jauh dari level terendahnya pada Kamis kemarin dari level $1,234.71 terendah sejak akhir Januari lalu.
Emas turun sebesar 2,4 persen untuk pekan ini, penurunan mingguan terbesar sejak pekan yang berakhir 30 Mei.
Pelemahan Bullion ini dalam beberapa hari terakhir sebagian besar karena penguatan dolar, yang sedang didorong oleh data ekonomi yang kuat dan ekspektasi bahwa Federal Reserve AS akan segera menaikkan tingkat suku bunga acuannya.
Indeks dolar turun tiipis pada hari Kamis karena data menunjukkan lebih banyak orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran, tapi berada di jalur penguatan sembilan pekan berturut-turut.
Tawaran safe haven untuk emas juga lebih rendah pasca Presiden Ukraina mengatakan bahwa Rusia telah menarik sebagian besar pasukannya dari negaranya, meningkatkan harapan untuk terjadinya perdamaian yang sekarang sedang berjalan setelah konflik dalam lima bulan terakhir di mana telah menewaskan lebih dari 3.000 orang.
SPDR Gold Trust, reksadana emas yang kepemilikannya ditransaksikan di bursa terbesar di dunia, mengatakan kepemilikan sahamnya jatuh sebesar 0,32 ton menjadi 788,40 ton pada hari Kamis.

Sumber: Bloomberg