PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Emas Naik Seiring Para Investor Menimbang Outlook

emas naik

Emas mengalami rally mingguan seiring para investor menilai prospek tingkat suku bunga AS pasca rilis data pekerjaan di ekonomi terbesar dunia.
Bullion untuk pengiriman segera naik sebesar 0,2 persen ke level $ 1,270.78 per ons pukul 12:24 siang waktu Singapura, menurut Bloomberg harga generik. Emas turun sebesar 1,4 persen pekan lalu, penurunan terbesarnya sejak periode sampai 22 Agustus lalu, dan melemah ke level $ 1,257.36 pada 5 September kemarin, level terendahnya sejak 10 Juni lalu.
Emas alami penurunan pada kuartalan pertama tahun ini pasca prospek biaya pinjaman yang lebih tinggi menahan permintaan untuk mengantisipasi nilai inflasi. Pengusaha AS menambahkan 142.000 pekerja untuk sektor nonfarm payrolls pada bulan Agustus lalu, menunjukkan rilis data pada 5 September kemarin, setidaknya tahun ini dan di bawah perkiraan terendahnya menurut data yang disurvei oleh Bloomberg. The Federal Reserve mengukur kekuatan pasar tenaga kerja terkait meredanya pembelian obligasi dan mempertimbangkan waktu untuk meningkatkan kenaikan tingkat suku bunga.
Bullion melonjak sebesar 70 persen sejak Desember 2008 sampai Juni 2011 lalu seiring The Fed membeli utang dan mengadakan biaya pinjaman di sepanjang masa terendahnya untuk mendukung perekonomian. Logam merosot sebesar 28 persen tahun lalu terkait ekuitas rally dan The Fed bersiap untuk memperlambat laju stimulus moneter.
Emas untuk pengiriman bulan Desember naik sebesar 0,3 persen ke level $ 1,271.40 per ons di Comex. Posisi net-long berjangka turun sebesar 20 persen menjadi 74.031 dan opsi dalam seminggu ke 2 bulan September, angka terendahnya sejak 17 Juni lalu, menurut US Commodity Futures Trading Commission.
Sumber : Bloomberg