PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Emas Naik Terkait Ketegangan di Ukraina Akibat Yen Tahan Penguatannya

emas1

Emas naik dan yen meningkat pasca naik ke level tertingginya dalam empat bulan terakhir terhadap dolar karena memuncaknya keprihatinan atas konflik di Ukraina memicu permintaan untuk aset haven. Saham Asia naik mengirim indeks regional menguat untuk pertama kalinya dalam tiga hari terakhir.
Emas naik sebesar 0,2 persen ke level $1,308.05 per ons pukul 09:23 pagi di Tokyo, menguat untuk hari ketiga, sementara yen berada di level 102,06 per dolar pasca melonjak sebanyak 0,8 persen di sesi terakhir. Indeks MSCI Asia Pacific Index naik sebesar 0,1 persen karena saham Australia naik, sedangkan indeks Topix Jepang turun untuk hari keenam, turun sebesar 0,2 persen. Indeks Standard & Poor 500 Index berjangka naik sebesar 0,1 persen setelah indeks ditutup flat di AS obligasi Australia mengikuti kenaikan Treasuries dan baht Thailand dan won Korea menguat. Minyak di New York sedikit berubah mendekati level terendahny dalam enam bulan terakhir.
AS telah bergabung dengan NATO dan Polandia terkait peringatan adanya risiko Rusia bisa mengirim pasukan ke Ukraina. Rusia, dilaporkan melakukan penumpukan militer perbatasan barat, memerintahkan larangan impor pertanian dari negara-negara yang telah memberlakukan atau mendukung sanksi terhadap negara itu. Australia melaporkan data kerja hari ini dan bank sentral untuk kawasan euro dan Inggris mengkaji tingkat suku bunga, dengan ekonom memproyeksikan biaya pinjaman akan berada di rekor terendahnya.
Indeks Australia S&P/ASX 200 naik sebesar 0,1 persen, dengan saham Rio Tinto Ltd, perusahaan pertambangan terbesar kedua di dunia, dijadwalkan untuk melaporkan labanya hari ini. Australia ini mungkin menambah 13,200 pekerja pada bulan Juli seiring tingkat pengangguran berada di angka 6 persen, menurut ekonom yang disurvei oleh Bloomberg sebelum data dirilis pagi ini. Indeks Kospi di Seoul turun 0,1 persen.
Sumber: Bloomberg