PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Emas Nyaris Tidak Bergerak, Dolar AS Melambat | PT Rifan Financindo Berjangka

Ilustrasi+Emas

Jakarta,?Rifan Financindo Berjangka -?Emas menuju penurunan mingguan kedua menjelang rilis data payrolls AS yang diharapkan dapat memberikan investor arah pada jalur pengetatan kebijakan Federal Reserve.

Bullion untuk pengiriman segera sedikit berubah di level $ 1,314.40 per ounce pada pukul 9:03 pagi waktu Singapura, menurut harga publik Bloomberg. Logam ini turun 0,5 persen minggu ini setelah menyentuh level $ 1,302.56 pada hari Kamis, yang merupakan level terendah sejak 24 Juni.

Penurunan baru-baru emas ini telah mengikis reli 2016 nya dikarenakan para pedagang melihat dalam probabilitas yang lebih tinggi untuk kenaikan suku bunga di AS sehingga meredam daya tarik emas, seiring ketidakmampaunnya menawarkan yield. Laporan nonfarm payrolls AS hari ini akan menjadi penting dalam menentukan apakah Fed akan menaikkan biaya pinjaman sesegera bulan ini. Pemberi kerja di AS mungkin menambahkan 180.000 pekerjaan pada bulan Agustus, menurut perkiraan ekonom.

Kenaikan dolar pekan ini melambat setelah kontraksi tak terduga dalam manufaktur AS mengurangi spekulasi kenaikan suku bunga AS bulan ini dan investor bersiap untuk data pekerjaan AS yang akan dirilis malam ini.

Indeks Bloomberg greenback mempertahankan penurunan dari hari Kamis sebelum laporan kerja AS, yang ekonom prediksi akan menunjukkan pertumbuhan pekerjaan melambat menjadi 180.000 bulan lalu dari 255.000 pada bulan Juli. Pedagang futures melihat di probabilitas 34 persen Federal Reserve akan menaikkan suku bunga bulan ini, dibandingkan dengan 42 persen pada akhir pekan lalu, ketika Ketua The Fed Janet Yellen mengatakan di Jackson Hole, Wyoming bahwa kasus untuk menaikkan suku telah menguat.

Bloomberg Dollar Spot Index, yang melacak mata uang AS terhadap 10 mata uang utama, sedikit berubah pada pukul 09:21 pagi waktu Tokyo dibandingkan dengan hari Kamis, di saat turun 0,4 persen, indeks itu memangkas reli pekan ini menjadi 0,3 persen. Mata uang AS dibeli di level ? 103,17 dari level 103,23, setelah meluncur sebanyak 0,4 persen di New York. Mata uang negeri paman Sam ini masih menguat 1,3 persen terhadap mata uang Jepang sejak 26 Agustus.

(id, RifanFinancindo)