PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Emas Stabil Dari Level 3 Bulan Terendah Seiring Dollar Naik

emas naik stabil

Emas ditransaksikan dekati level 3 bulan terendahnya seiring dollar naik di tengah spekulasi Federal Reserve akan menaikkan tingkat suku bunga tahun depan, membatasi permintaan untuk alternatif investasi.
Bullion untuk pengiriman segera berada di level $ 1,257.75 per ons pada pukul 9:27 pagi waktu Singapura dari level sebelumnya $ 1,255.45 kemarin, menurut Bloomberg harga generik. Emas turun ke level $ 1,251.52 kemarin, level terendahnya sejak 10 Juni lalu. Emas untuk pengiriman bulan Desember naik sebesar 0,4 persen ke level $ 1,258.70 di Comex.
Emas merosot sebesar 5,2 persen pada kuartal ini terkait prospek biaya pinjaman yang lebih tinggi mengurangi permintaan untuk lindung nilai inflasi. Para pembuat kebijakan Fed akan bertemu pada tanggal 16-17 September mendatang. Indeks Spot Dollar Bloomberg, yang melacak Dollar AS terhadap 10 mata uang utama, naik ke level tertingginya sejak Juli 2013 lalu sampai hari ini. Indeks Standard & Poor 500 naik ke level tertingginya pada penutupan 5 September kemarin.
Holdings pada produk yang ditransakiskan di bursa turun untuk pekan kedua di periode yang berakhir 5 September kemarin, menurut data yang disurvei oleh Bloomberg. Sementara Aset di SPDR Gold Trust, ETP terbesar yang didukung oleh emas, turun sebesar 1,2 persen ke level 785,72 ton pekan lalu, level tertingginya sejak 2 Mei lalu, menurut rilis data pada website perusahaan tersebut.
Perak untuk pengiriman segera naik sebesar 0,3 persen ke level $ 19,0818 per ons. Perak turun ke level $ 18,9204 kemarin, level terendahnya sejak 6 Juni lalu. Spot platinum turun sebesar 0,1 persen ke level $ 1.399 per ons setelah sebelumnya menyentuh level $ 1,396.50 kemarin, level terendahnya sejak 24 April lalu. Sementara kemarin Palladium diperdagangkan pada level $ 884,92 per ons dari level sebelumnya sebesar $ 885,50.
Sumber : Bloomberg