PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Emas Stagnan Dekat Level Terendah 12-Minggu Jelang Rilis Data Pekerjaan AS

emas

Emas diperdagangkan sedikit berubah setelah mencapai 12 minggu terendah di London setelah dolar menguat dan investor menunggu rilis data pekerjaan AS yang mungkin kembali mendorong Federal Reserve untuk meningkatkan biaya pinjaman.
Dolar menguat ke level tertinggi 13-bulan terhadap 10 mata uang utama sebelum rilis data hari ini yang mungkin menunjukkan payrolls AS naik lebih dari 200.000 pada bulan Agustus untuk bulan ketujuh berturut-turut. Greenback menguat kemarin, sebagian akibat Bank Sentral Eropa secara tak terduga menurunkan suku bunga pembiayaan (refinancing) utama ke rekor dan mengisyaratkan pembelian aset yang didukung sekuritas atau asset-backed securities (ABS).
Bullion tergelincir 1,8 persen minggu ini terkait outlook atau prospek tingkat suku bunga AS yang lebih tinggi, sementara Presiden Ukraina Petro Poroshenko menyuarakan “optimisme kehati-hatian” dalam berbicara hari ini dengan pemberontak pro-Rusia yang akan menetapkan kemungkinan untuk gencatan senjata pasca Uni Eropa bergerak ke arah memaksakan sanksi lainnya terhadap Rusia. Penurunan emas membawanya menuju level teknis yang mengindikasikan bagi beberapa pedagang bahwa harga mungkin siap untuk naik.
Emas untuk pengiriman segera naik 0,2 persen menjadi $ 1,264.60 per ons pada pukul 9:21 pagi di London, menurut Bloomberg generic pricing. Emas mencapai level terendah sejak 10 Juni pada hari sebelumnya. Emas untuk pengiriman Desember kehilangan 0,1 persen menjadi $ 1,265.10 di Comex New York.
Sumber : Bloomberg