PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Emas Tertahan diatas Level 8 Bulan Terendah Menuju Penurunan untuk Pekan Ketiga

emas-i

Emas menuju penurunan mingguan ketiga pasca terkoreksi ke level delapan bulan terendah karena Federal Reserve menaikkan perkiraan suku bunganya, penguatan dolar dan meredupkan permintaan terhadap aset lindung nilai.
Emas untuk pengiriman segera berada di level $1,223.37 per ons pada pukul 2:30 siang di Singapura dari level $1,225.15 kemarin, ketika logam jatuh ke level $1,216.03, terendah sejak 2 Januari lalu, harga generik Bloomberg menunjukkan. Bullion sebelumnya jatuh ke level $1,218.34 seiring mayoritas pemilih di Skotlandia memilih untuk tidak berpisah dengan Inggris, mengurangi kekhawatiran pecahnya negara persemakmuran dapat memacu gejolak keuangan. indeks kekuatan relatif (RSI) 14-hari tertahan di bawah angka 30 untuk hari ketujuh hari ini, penurunan beruntun terpanjang sejak Juni 2013 lalu, menandakan harga mungkin bersiap untuk rebound.
Emas telah anjlok sebesar 0,5 persen pekan ini karena indeks Dollar Spot Bloomberg naik ke level 14-bulan tertinggi dan sedang menuju peningkatan mingguan kelima. Pejabat otoritas the Fed memproyeksikan kenaikan tajam tingkat suku bunga acuan pada tahun depan bahkan ketika bank sentral terus janji untuk menahan biaya pinjaman mendekati nol untuk waktu yang cukup pasca berakhirnya program pembelian aset bulan, serta memangkas pembelian obligasi sebesar $10 miliar untuk kali ketujuh pekan ini.
Emas untuk pengiriman Desember ditransaksikan pada level $1,224.30 per ons di Comex New York dari level $1,226.90 kemarin. Emas menuju penurunan mingguan ketiga setelah turun ke level $1,216.30 kemarin, terendah sejak Januari lalu. Kepemilikan reksadana berbasis emas di SPDR Gold Trust, yang ditransaksikan di bursa terbesar didunia, tidak berubah untuk hari kedua kemarin di angka 784,22 metrik ton, terendah sejak Juni.
Sumber: Bloomberg