PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Frozen Yoghurt Tidak Selalu Sehat, Begini Cara Konsumsi yang Tepat | PT Rifan Financindo Berjangka

1b07f32f-e1c1-4c27-b9ba-8dc494f4ad98_43

Jakarta,?Rifan Financindo Berjangka -?Namun banyak yang belum tahu kalau frozen yoghurt sebenarnya tidak lebih sehat dari es krim cokelat atau sundae, jika tidak dikonsumsi dengan tepat.

Frozen yoghurt umumnya disajikan dengan berbagai pilihan topping mulai dari buah kalengan, sereal, biskuit, choco chip, cookies hingga sirup.

Topping-topping tersebut lah yang menambah jumlah gula juga lemak pada frozen yoghurt yang seharusnya sehat dan rendah kalori. Seperti dikutip dari Daily Mail, satu cup frozen yoghurt ukuran kecil sebenarnya hanya mengandung 100 kalori, namun memiliki kandungan gula hingga lima sendok teh.

Jumlah gula itu akan semakin bertambah jika diberi tambahan bahan lain seperti topping sereal atau choco chip. Jika Anda menambahkan lagi topping granola, maka kalorinya akan semakin tinggi hingga 100 kalori, sementara saus salted caramel akan menambah hingga 120 kalori.

Selain itu seperti dilansir Huffington Post, banyak yoghurt yang ternyata mengandung gula, lemak dan perasa buatan berlebihan. Lalu bagaimana mengonsumsi yoghurt sebagai alternatif camilan sehat? Cara terbaik menikmati frozen yoghurt dengan cara sehat adalah memilih hanya buah-buahan sebagai topping.

Perlu diperhatikan juga jenis buahnya. Pilihlah topping buah segar seperti kiwi atau stroberi, bukan buah kalengan dengan kandungan gula tinggi. Untuk rasa frozen yoghurt, sebaiknya pilih rasa original karena lebih sedikit mengandung perasa, pewarna dan pemanis buatan.

Yoghurt yang baik umumnya terbuat hanya dari susu murni dan dua jenis bakteri hidup baik, Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus yang mengubah susu menjadi yoghurt melalui fermentasi. Di luar itu, menurut pakar nutrisi Caroline Kaufman, RDN, sedikit saja tambahan perasa, gula atau buah asli masih baik.

(id, RifanFinancindo)