PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Gempa Banten, 45 Rumah Dilaporkan Rusak | PT RFB

e7ae7129-210a-4932-ae3f-7efdaf498621_169

Jakarta, PT Rifan Financindo – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak, Banten, melaporkan ada 45 rumah yang rusak akibat gempa bumi. Gempa dilaporkan berkekuatan 6,1 SR.

“Laporan sementara yang masuk, ada 45 rumah (yang rusak),” kata Kepala BPBD Lebak Kaprawi dalam keterangannya, Selasa (23/1/2018).

Rumah yang rusak dilaporkan berada di wilayah selatan Banten, di antaranya Bayah (3 rumah), Wanasalam (1 rumah), Panggarangan (32 rumah), Cilograng (6 rumah), Lebak Gedong (1), dan Sobang (2 rumah).

Belum ada laporan korban jiwa akibat gempa yang berpusat di Lebak tersebut. Soal beredarnya foto jalan rusak, Kaprawi belum dapat memastikan kebenarannya.

Tim BPBD dan relawan masih melakukan penyisiran untuk memastikan dampak gempa.

“Kalau soal jalan, masih kita cari kebenarannya. Tim masih menyisir,” katanya.

Guncangan gempa yang keras terasa di Jakarta. Gempa berkekuatan 6,4 SR.

Dilansir BMKG, pusat gempa berada di Lebak, Banten. Gempa terjadi pukul 13.34 WIB, Selasa (23/1/2018). Gempa berkekuatan 6,4 SR.

Titik gempa berada di koordinat 7,21 LS dan 105,91 BT atau tepatnya 81 km arah barat daya Lebak, Banten.

Pusat gempa berada di 10 km di bawah permukaan laut.

Sebelumnya pada pukul 13.35 WIB, gempa terasa kencang di Jakarta. Guncangan terasa lebih dari 2 menit di gedung-gedung di Jakarta.

BMKG menyebut ada tiga gempa susulan setelah gempa 6,1 skala Richter (SR) pada pukul 13.34 WIB. Gempa susulan itu disebut berkekuatan 3,5 SR.

“Sudah ada gempa susulan tiga kali dengan kekuatan 3,5 SR,” ucap Kepala Bidang Informasi dan Gempa Bumi BMKG, Daryono, dalam keterangannya, Selasa (23/1/2018).

“Kecil kemungkinan untuk terjadi gempa susulan dengan kekuatan yang lebih besar,” imbuh Daryono.

BMKG memastikan gempa yang mengguncang Banten dan sekitarnya, termasuk Jakarta, tak berpotensi menimbulkan tsunami. Daryono mengatakan gempa itu–berdasarkan kedalamannya–disebabkan oleh aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang mendesak ke bawah Lempeng Eurasia di selatan Banten.

“Hasil pemodelan menunjukkan gempa ini tidak berpotensi tsunami. Sejauh ini belum ada laporan kerusakan akibat gempa. Masyarakat diimbau tetap tenang,” kata Daryono.

Mayoritas pengelola gedung tinggi di Jakarta meminta warga yang ada di gedung tersebut untuk keluar dari gedung. Orang kantoran pun berhamburan.

sumber: detik