PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Harga Minyak Rebound, Wall Street Menguat

harga-minyak-rebound-wall-street-menguat-p7VzHH5ZTd

Jakarta, Rifan Financindo Berjangka – Saham AS ditutup menguat setelah mengalami fluktuasi pada Selasa. Hal ini dikarenakan rebound harga minyak AS mengimbangi sentimen negatid dari kekhawatiran perlambatan di China dan krisis utang Yunani.

Mengutip laman Reuters, New York, Rabu (8/7/2015), S&P di sektor energi berbalik arah naik 0,9 persen karena AS CLc1 minyak mentah naik 0,7 persen setelah diperdagangkan sebanyak 3,7 persen lebih rendah pada hari sebelumnya.

Stok minyak mentah komersial kemungkinan tergelincir di pekan yang berakhir 3 Juli setelah naik untuk pertama kalinya sejak April di minggu sebelumnya, survei Reuters diperluas menunjukkan Selasa.

“Penurunan minyak berakhir,” kata Chief Investment Officer di Wedbush Management LLC Ekuitas di San Francisco, Stephen Massocca.

“Saham energi melambung, dan ketika itu terjadi itu membantu indeks bergerak lebih tinggi,” lanjutnya.

Para pemimpin zona euro mengadakan pertemuan darurat di Brussels pada hari Selasa dan berencana lain pada hari Minggu untuk menyetujui rencana untuk membantu Yunani jika lembaga kreditur untuk sementara puas dengan Yunani aplikasi pinjaman dan reformasi komitmen.

Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan dia berharap permintaan pinjaman resmi dari Athena pada Rabu dan lebih detail tentang bagaimana Yunani akan bekerja sama untuk membuat ekonomi lebih kompetitif pada hari Kamis, dalam rangka mencari persetujuan parlemen Jerman untuk memulai negosiasi.

Dow Jones Industrial Average naik 93,33 poin atau 0,53 persen menjadi 17.776,91, S&P 500 naik 12,58 poin atau 0,61 persen ke 2.081,34 setelah jatuh secara singkat di bawah 200-hari rata-rata bergerak. Nasdaq Composite menambahkan 5,52 poin atau 0,11 persen ke 4.997,46.

Sembilan dari 10 sektor terbesar S&P 500 ditutup menguat. Dengan indeks utilitas melonjak 2,48 persen.

Sumber: http://economy.okezone.com/