PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

IHSG Dibuka Semakin Tertekan

IHSG

Jakarta, Rifan Financindo Berjangka – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih belum bisa lepas dari sentimen negatif. Pagi ini, IHSG dibuka kembali terkoreksi 35 poin atau 0,75 persen menjadi 4.735.

Pagi ini, IHSG dibuka dengan 48 saham menguat, 121 saham melemah, dan 56 saham stagnan. Membuka perdagangan pagi ini, telah terjadi transaksi sebesar Rp3,219 miliar dari 2,68 miliar saham diperdagangkan.

Analis Investa Saran Mandiri, Kiswoyo Adi Joe, mengatakan bahwa IHSG akan terus melemah sepanjang perdagangan. “Sampai ada laporan keuangan pekan ini. Jadi minggu-minggu ini IHSG akan berfokus ke sentimen dalam negeri,” kata dia dalam acara MNC Power Breakfast, Selasa (28/7/2015).

Sementara di Asia, indeks Nikkei turun 246 poin atau 1,21 persen menjadi 20,101, saham Hang Seng turun 46 poin atau 0,19 persen menjadi 24.305, dan indeks Straits Times turun 1,05 persen menjadi 3.278.

Indeks LQ45 turun 7,9 poin menjadi 800,60, Jakarta Islamic Index (JII) melemah 3,3 poin ke 628, indeks IDX30 melemah 3,8 poin menjadi 414,30 dan indeks MNC36 terkoreksi 2,5 poin menjadi 253.

Sektor-sektor penggerak IHSG kompak menguat dengan sektor industri dasar dan keuangan turun lebih dari 1 persen. Sementara sektor perdagangan menjadi penurunan paling sedikit sebesar 0,35 persen.

Adapun saham-saham yang masuk jajaran top gainers, antara lain saham PT Pan Brothers Tbk (PBRX) naik Rp30 ke Rp685, saham PT Megapolitan Developments Tbk (EMDE) naik Rp7 ke Rp165, dan saham PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) naik Rp70 ke Rp2.120.

Adapun saham-saham yang berada di jajaran top losers, antara lain saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp1.450 menjadi RP48.550, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun Rp450 menjadi Rp13.000 dan saham PT Multi Prima Sejahtera Tbk (LPIN) turun Rp825 menjadi Rp5.075.

Sumber: http://economy.okezone.com/