PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

IHSG Terimbas Pelemahan Bursa Global

IHSG

Jakarta, Rifan Financindo Berjangka -?Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin menguat 28 poin berkat aksi beli investor domestik. Dana asing masih mengalir ke luar lantai bursa dalam jumlah cukup besar.

Menutup perdagangan, Rabu (9/9/2015), IHSG melaju 28,686 poin (0,66%) ke level 4.347,277. Sementara Indeks LQ45 menguat 5,606 poin (0,77%) ke level 732,232.

Semalam bursa saham Wall Street ditutup turun 1% lebih pada perdagangan Rabu, setelah sehari sebelumnya naik tinggi. Penurunan ini dipimpin oleh anjloknya saham Apple dan perusahaan energi akibat turunnya harga minyak.

Indeks Dow Jones turun 239,11 poin (1,45%) ke 16.253,57. Indeks S&P 500 turun 27,37 poin (1,39%) ke 1.942,04. Sementara indeks Nasdaq turun 55,40 poin (1,15%) ke 4.756,53.

Hari ini IHSG diperkirakan akan kembali terkena koreksi. Lesunya bursa saham global dan regional memberi sentimen negatif.

Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 terjun 736,60 poin (3,92%) ke level 18.033,91.
  • Indeks Straits Times anjlok 50,11 poin (1,71%) ke level 2.878,07.

Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
OSO Securities
Akhir perdagangan kemarin IHSG berhasil melanjutkan penguatan dengan naik sebesar 0.66% ke level 4,347. Mayoritas indeks sektoral bergerak menguat, kecuali sektor infrastructure yang mencatatkan penurunan tipis sebesar 0.03% ke level 870.49. Penguatan IHSG terjadi seiring dengan sentimen positif dari global. Dimana bursa global yang pada hari sebelumnya mayoritas mencatatkan penguatan seiring dengan positifnya trade balance China. Pelaku pasar domestik masih mendominasi pada aksi beli saham kemarin. Katalis positif lainnya berasal dari rupiah yang mulai terapresiasi tipis sebesar 0.26% ke level 14,262. Dari bursa Asia, semua indeks di bursa Asia ditutup positif dengan penguatan tertinggi terjadi pada indeks Nikkei yang berhasil rebound sebesar 7.71% seiring dengan rilisnya data consumer confidence yang berhasil naik menjadi 41.7 dari sebelumnya 40.3.

Sementara itu, bursa Wall Street tidak mampu mencatatkan kenaikan seperti yang terjadi pada bursa Asia. Indeks utama bursa Wall Street rata-rata kejatuhan cukup signifikan diatas 1%. Aksi jual yang dilakukan oleh para pelaku pasar diakhir perdagangan semalam membuat indeks Dow Jones turun sebesar 1.45% ke level 16,253.57, indeks S&P 500 melemah 1.39% ke level 1,942.04 dan indeks Nasdaq terkoreksi sebesar 1.15% ke level 4,756.53. Rilisnya data pembukaan lapangan pekerejaan AS bulan juli yang meningkat sebesar 5.753M dari sebelumnya 5.323M ikut menjadi katalis positif dalam pergerakan market semalam ditengah penantian pelaku pasar atas keputusan The Fed untuk kenaikan suku bunga.

Kami perkirakan IHSG hari ini akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas. Pergerkan saham hari ini akan dipengaruhi oleh respon pelaku pasar terhadap paket kebijakan ekonomi yang baru dirilis kemarin. Secara teknikal, MACD histogram mulai bergerak menguat, namun indikaot stochastmic oscilator masih terlihat lemah di area oversold. IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 4300-4390.

Mandiri Sekuritas
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat di tengah penguatan bursa global. Indeks naik sebesar +28 poin (+0,66%) ke 4.347.

Pergerakan IHSG hari ini akan bervariasi (mix) dengan kenaikan dan penurunan yang terbatas. IHSG akan kembali menguji area support area 4.237-4.295
Estimasi pergerakan indeks hari ini berada di 4.269-4.415.

Indeks bursa AS sempat dibuka naik signifkan, namun berbalik arah menjelang penutupan dan akhirnya ditutup turun signfikian. Seiring dengan indeks bursa AS, indeks bursa Eropa mengalami pergerakan yang sama.

Indeks sempat dibuka positif naik signifikan namun ditutup melemah menjelang penutupan tetapi masih berada di area positif. Indek bursa Asia menguat seiring dengan penguatan di HSI dan Shanghai.

 

 

Sumber: http://finance.detik.com/