PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Indonesia Termasuk Penyumbang Trafik Unduh Pokemon Go

pokemon-go-vector-logo-400x400

Jakarta, Rifan Financindo Berjangka -?Aplikasi game Pokemon Go yang dikembangkan Niantic Inc. asal San Francisco ini secara resmi baru dirilis di Amerika Serikat, Australia, dan Selandia Baru. Namun para gamer dari negara lain tidak kehabisan cara untuk bisa menikmatinya, termasuk Indonesia.

Para gamer tak ingin ketinggalan kehebohan Pokemon Go, maka mereka mencoba mengunduh aplikasi game tersebut melalui situs apkmirror.com.

Trafik APK Mirror sontak membludak, yang tadinya hanya meraup sekitar 600 ribu kunjungan pada 5 Juli, situs itu langsung meraih lebih dari 4 juta kunjungan esok harinya yaitu 6 Juli 2016.

Dilaporkan lembaga riset SimilarWeb, lonjakan trafik itu pun datang dari berbagai negara dari seluruh penjuru dunia. Data statistik yang dirilis pun menunjukan 10 negara teratas yang menyumbang trafik unduh Pokemon Go.

Indonesia pun masuk di jejeran tersebut, menempati posisi yang sama dengan Jerman, yakni 3 persen. Angka tersebut terpaut tipis dengan Meksiko yaitu 3,1 persen.

Posisi teratas tentu saja datang dari AS dengan angka 10,8 persen, kemudian disusul Brazil sebanyak 8,2 persen dan India yang menyumbang trafik 6,5 persen.

Sisanya ditempati oleh Italia (4,2 persen), Turki (4 persen), Spanyol (3,6 persen), dan Inggris (3,4 persen).

Popularitas Pokemon Go juga berhasil membuat saham pengembang game Nintendo melonjak lebih dari 20 persen pada Jumat (8/7) lalu dan membuat nilai perusahaan menjadi US$7,5 miliar atau sekitar Rp98,2 triliun setelah merilis game Pokemon Go.

Lihat juga:Polisi Larang Gamers Terlalu Asyik Berburu Pokemon

Langkah ini menciptakan harapan baru Nintendo bisa meningkatkan pendapatan dari game Pokemon Go untuk ponsel pintar yang dirilis bersama Pokemon Company dan Niantic.

Pokemon Go juga langsung menempati game teratas pada toko aplikasi Google Play Store dan Apple App Store kawasan Amerika Serikat pada Jumat pekan lalu. (RifanFinancindo)

Sumber: CNN?Indonesia