PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Inggris Keluar dari Uni Eropa, Poundsterling ke Titik Terendah Sejak 1985

2b3a1493-f182-465a-9255-cb15d92ec5d5_169

Jakarta, Rifan Financindo Berjangka -?Nilai tukar poundsterling sudah mulai terkena koreksi terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sejak Inggris mengeluarkan rencana keluar dari Uni Eropa.

Hari ini merupakan puncak kejatuhan pound. Hanya dalam hitungan jam, nilai tukar pound jatuh lebih dari 10% ke level US$ 1,3305. Ini merupakan posisi terendah pound dalam 30 tahun terakhir, tepatnya sejak 1985.

“Kami memonitor perkembangan situasi ini dengan seksama dan akan mengambil langkah-langkah jika diperlukan,” kata Bank of England dalam keterangan tertulis yang dikutip BBC, Jumat (24/6/2016).

Kemarin, pound masih berada di kisaran US$ 1,5 sebelum voting Brexit alias Britain Exit dimulai. Pasar saham London juga masih adem ayem sebelum voting.

Namun prediksi di Indeks Futures FTSE 100, indeks saham di Bursa London akan jatuh setidaknya hingga 7% setelah hasil voting memutuskan Inggris keluar dari Uni Eropa.

Pound juga melemah 7% terhadap euro, mata uang resmi Uni Eropa. Namun, euro juga terkena imbas dari Brexit dengan melemah 3,3% terhadap dolar AS.

Broker valuta asing (valas) melihat pergerakan pound ini lebih parah dibandingkan saat krisis finansial global pada tahun 2007-2008.

“Saya belum pernah melihatnya seperti ini. Ini adalah pergerakan yang terjadi sekali seumur hidup, lebih parah dari Lehmans (Brothers) dan Black Wednesday,” kata Joe Rundle, Kepala Broker ETX Capital.

Sumber: Detik