PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Ingin Sehat? Jangan Terlalu Banyak Makan Junk Food | Rifan Financindo Berjangka

A man holding a fresh hamburger and second one waiting in row. Fresh ground burger with onion, lettuce, tomato served with french fries.

Jakarta, PT Rifan Financindo Berjangka – Junk food terkenal dengan rasanya yang enak. Tapi bila ingin mengurangi konsumsinya, ada cara praktis dari hasil studi.

Sama sekali tidak mengonsumsi junk food mungkin akan terasa menyiksa bagi sebagian orang. Apalagi junk food bisa adiktif dan sulit meninggalkannya.
Meski begitu, riset terbaru mengklaim punya cara efektif mengonsumsi lebih sedikit junk food. Menurut laporan Metro.co.uk (17/01), peneliti menyebut yang perlu dilakukan adalah menyajikan makanan itu sendiri. Bukan diberikan dari orang lain.

Salah satu contohnya adalah memotong sendiri cake. Daripada membiarkan orang lain memotongnya untuk Anda.

Studi yang dipublikasikan di Journal of Marketing Research menyebut orang cenderung makan lebih sedikit makanan tidak sehat ketika mereka bisa mengontrol seberapa banyak mengonsumsi apa yang ada di hadapan mereka.

Periset melakukan lima eksperimen berbeda dalam sekelompok partisipan. Beberapa metode penyajian diuji coba. Termasuk menyediakan cokelat dalam mangkuk besar yang bisa dikonsumsi ramai-ramai. Begitu juga penyajian dalam mangkuk kecil untuk individu.

Ketika menyantap makanan di mangkuk, tidak ada partisipan yang mengontrol diri. Sedangkan ketika cokelat disajikan dalam porsi perorangan maka hanya sepertiga yang menyantapnya.

“Kami menemukan bahwa ketika partisipan diberi pilihan mengonsumsi atau tidak camilan yang mereka anggap cenderung tidak sehat, mereka memiliki kecenderungan lebih besar mengonsumsi camilan ketika lebih sedikit keterlibatan fisik yang membantu mereka dalam mengambil makanan,” sebut studi.

Jadi ketika seseorang secara fisik bergerak lalu mengambil sendiri makanannya maka kemungkinan lebih sedikit makanan yang dikonsumsi. Dibanding orang yang diberikan sekotak coklat di meja atau ditawarkan potongan cake.

“Perilaku ini terjadi karena lebih sedikit fisik yang terlibat dalam menyajikan makanan membuat partisipan memilih makan makanan tidak sehar dan merasa lebih baik akan dirinya mengikuti konsumsi yang membuatnya senang,” tambah kesimpulan penelitian.

Sehingga apabila ingin mengurangi junk food, sebaiknya ukur porsi sendiri daripada membiarkan orang menyediakannya untuk Anda. Sama seperti hal lain, kuncinya adalah moderasi.

Sumber: www.detik.com

PT Rifan Financindo