PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Ini Bahaya Ketergantungan Kopi

bahaya kopi

ADA beberapa zat sering disalahgunakan penggunaannya karena berdampak buruk bagi kesehatan. Dari beberapa zat yang sering disalahgunakan penggunaannya, mungkin di ataranya tanpa disadari Anda konsumsi.
Wakil Ketua Seksi Bipolar dan Gangguan Mood lainnya Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI), Dr dr Nurmiati Amir, SpKJ (K), mengatakan bahwa beberapa zat yang sering disalahgunakan ini menimbulkan ketergantungan karena bersifat stimulan. Di antaranya zat-zat bersifat stimulan tersebut, kafein termasuk di dalamnya yang menimbulkan ketergantungan.
?Biasanya dengan meminum kopi, kita jadi merasa lebih enak. Tetapi, kalau kita mengonsumsinya jangka panjang maka terjadi ketergantungan terhadap kafein tersebut,? ujarnya pada seminar media dengan tema ” Meningkatkan Kepedulian terhadap Gangguan Bipolar dalam Kaitannya dengan Pemakaian NAPZA” di Hotel JW Marriott, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (18/6/2014).
Lalu, seperti apa orang yang sudah dikatakan ketergantungan kafein? Dr Nurmiati menjelaskan bahwa awalnya mungkin seseorang hanya minum kopi satu cangkir, tetapi bila sudah ketergantungan bisa menjadi dua sampai tiga cangkir kopi dalam sehari. Menurutnya, biasanya seseorang yang sudah ketergantungan akan kafein, misalnya tidak bisa minum sampai tiga cangkir kopi dalam sehari, maka akan timbul reaksi kognitif.
?Misalnya, kalau tidak minum kopi menjadi tidak bisa berpikir atau sakit kepala, sehingga pada akhirnya menimbulkan kegelisahan,? tuturnya.
Sementara itu, Deputi Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN), dr Diah Setia Utami, SpKJ, MARS, mengatakan bahwa ada standar dari kafein dikatakan dapat membahayakan manusia, yakni 250 mg per hari. Misalnya, satu cangkir berukuran 200 cc bisa mengandung 50 mg kafein, sehingga rata-rata kopi yang dapat diminum seseorang maksimal adalah lima cangkir per hari.
?Kalau lebih dari lima cangkir berukuran 200 cc itu membahayakan. Jadi, kalau kita ingat, dulu mbah Surip bisa sampai 16 cangkir per hari, jantungnya langsung jebol. Jadi, kalau yang baru satu sampai dua cangkir tenang saja, tidak perlu datang ke dokter,? tutupnya.
Sumber : http://health.okezone.com/