PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Inspiratif! Komunitas Anak Muda yang Peduli Sampah Gunung

Inspiratif! Komunitas Anak Muda yang Peduli Sampah Gunung

Jakarta, Rifan Financindo Berjangka – Sampah adalah masalah akut di Indonesia dari perkotaan sampai pegunungan. Ketika banyak anak muda masih asyik bersuka ria, ada komunitas anak muda yang bergerak membersihkan sampah di pegunungan. Patut diacungi jempol!

Terlahir dari rasa prihatin akan banyaknya sampah di sejumlah gunung Indonesia, terciptalah komunitas peduli sampah gunung yang menamakan dirinya sebagai Trashbag Community. Komunitas yang lahir pada 11 November 2011 di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango tersebut, merangkul semua pihak, khususnya anak muda untuk peduli.

“Kenapa anak muda, sebenarnya karena antusiasme. Ketika anak muda diarahkan untuk peduli lingkungan, antusiasme mereka meningkat, sama semangatnya juga masih ada,” ujar salah satu pembesar Trashbag Community, Imam Sukamto, dalam perbincangan via telepon kepada detikTravel, Senin (15/6/2015)

Imam dan beberapa pembesar serta segenap anggota komunitas, baru saja kembali dari acara Jambore Sispala di Cilacap yang dilangsungkan weekend kemarin. Acara yang dihadiri siswa pecinta alam tersebut, memang bertujuan untuk menumbuhkan kesadarakan akan pentingnya tidak membuang sampah sembarangan di gunung.

Tentu sudah bukan rahasia lagi, bahwa terdapat begitu banyak gunung yang sudah masuk kondisi darurat sampah. Trashbag Community pun tidak hanya beraksi dengan terjun ke lapangan dan memunguti sampah, namun juga menumbuhkan kesadaran bagi semua pihak akan efek sampah.

Dalam menjalankan aksinya, Trashbag Community selalu melakukannya dalam setiap kesempatan, tidak terkecuali pada acara besar saja. Adapun anggota dari komunitas Trashbag Community, ternyata tidak hanya berasal dari anak muda saja.

“Sebenarnya, isinya nggak anak muda semua, kita ada juga yang tua, cuma yang tua lebih ke simpatisan yang hanya memonitor. Karena terkait waktu juga, kita yang muda ini kan kuliah, jadi waktunya rada luang,” papar Imam

Dalam Trashbag Community, terbagi dua status keanggotaan. Yang pertama adalah relawan yang aktif dan terlibat langsung dalam aksi di lapangan, serta simpatisan yang lebih condong untuk mendukung aksi komunitas di sosmed dan lainnya.

Aksi peduli sampah di gunung pun turut didukung oleh pemberian edukasi kepada para pecinta alam, hingga pengawasan berupa pemantauan kondisi sampah di gunung. Setiap aksi memang dimaksudkan untuk menambah kesadaran semua pihak akan kondisi aktual di lapangan.

“Rata-rata antara umur 15-30 tahun, itu untuk yang masih seusia kita, 45-50 itu untuk yang orang tua,” jelas Imam.

Menariknya, siapa pun yang merasa peduli akan alam dan gunung Indonesia, dipersilakan untuk bergabung dengan Trashbag Community secara cuma-cuma. Cukup dengan mengisi formulir yang ada di laman Facebook mereka, traveler dapat turut serta dalam kegiatan positif Trashbag Community.

Namun di balik keanggotaan, yang terpenting adalah kesadaran dalam diri yang mencintai gunung sebagai titipan untuk anak cucu di masa depan. Bahwa sejatinya alam menjadi tanggung jawab semua pihak, bukan hanya Trashbag Community dan pemerintah semata. Sudahkah Anda mencintai dan menjaga alam?

Sumber: http://travel.detik.com/