PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Istana: Waspada E-Mail yang Mengatasnamakan Presiden Jokowi | PT Rifan Financindo

85d6b0ca-c154-414b-a198-62b91ce4debc_169

Jakarta, Rifan Financindo – Pihak Istana Kepresidenan mengingatkan masyarakat, terutama pihak instansi pemerintah dan BUMN, mewaspadai surat yang mengatasnamakan Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Widodo. Pihak Istana berkoordinasi dengan Polri untuk mengusut pelaku pengiriman surat tersebut.

Juru bicara Presiden, Johan Budi SP, mengatakan surat tersebut dikirimkan melalui akun e-mail jokowiiriana@gmail.com. Surat tersebut juga menyertakan tanda tangan Presiden Jokowi, yang jelas-jelas itu palsu.

“Sehubungan degan beredarnya copy surat di berbagai media sosial, maupun yang dikirimkan ke sejumlah instansi/BUMN, di mana pengirim surat tersebut menggunakan alamat atau akun e-mail dengan nama jokowiriana@gmail.com. Surat tersebut seolah-olah berasal dan ditandatangani Presiden Jokowi,” kata Johan dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Selasa (11/7/2017).

Untuk itu, lanjut Johan, pihak Istana perlu meluruskan informasi tersebut. Johan menegaskan Presiden Jokowi ataupun pihak Istana Kepresidenan tidak pernah mengeluarkan surat sejenis itu.

“Presiden maupun pihak Istana tidak pernah mengeluarkan surat atau yang sejenis seperti itu. Surat tersebut dipastikan adalah hoax,” ucap Johan.

Johan juga menegaskan Presiden Jokowi tidak memiliki akun e-mail, baik resmi maupun pribadi, dengan nama jokowiiriana@gmail.com.

“Istana akan mengambil langkah-langkah hukum yang diperlukan terhadap pemilik akun e-mail maupun pembuat surat tersebut,” ujar Johan.

Johan juga mengatakan Presiden mengimbau semua pihak/masyarakat tidak mudah mempercayai surat atau sejenisnya yang mengatasnamakan Presiden ataupun Istana Presiden.

“Sedang ditelusuri, pihak Istana akan berkomunikasi dengan Polri,” kata Johan.

“Sehubungan dengan beredarnya copy surat di berbagai media sosial, maupun yang dikirimkan ke sejumlah instansi/BUMN, di mana pengirim surat tersebut menggunakan alamat atau akun e-mail dengan nama jokowiriana@gmail.com. Surat tersebut seolah-olah berasal dan ditandatangani Presiden Jokowi,” kata Johan dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Selasa (11/7/2017).

Istana menegaskan bahwa Presiden Jokowi ataupun pihak Istana Kepresidenan tidak pernah mengeluarkan surat sejenis itu. Johan juga menegaskan Presiden Jokowi tidak memiliki akun e-mail, baik resmi maupun pribadi, dengan nama jokowiiriana@gmail.com.

“Istana akan mengambil langkah-langkah hukum yang diperlukan terhadap pemilik akun e-mail maupun pembuat surat tersebut,” ujar Johan.

Rifan Financindo Berjangka