PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Jelang Rilis Data Pekerjaan AS, Emas Dekati Level 4 Hari Tertingginya

Emas menahan mendekati level tertingginya dalam 4 hari terakhir, bersiap memangkas penurunan selama 2 pekan, hal itu akibat para investor menunggu rilis laporan pekerjaan AS guna menilai performa ekonomi dan dampaknya terhadap stimulus moneter.
Emas untuk pengiriman segera diperdagangkan pada level $1,253.91 per ounce pukul 11:45 siang waktu Singapura dari level kemarin $1,253.63, naik sebesar 0.3% di pekan ini, menurut harga dari Bloomberg. Kemarin emas naik ke level $1,257.73, level tertinggi sejak 30 Mei lalu, setelah ECB (European Central Bank) mengeluarkan kebijakan stimulus moneter yang belum pernah ada sebelumnya sehingga mengantarkan euro ke level 2 ½ tahun tertingginya.
Rilis data dari pemerintah AS hari ini diperkirakan akan menunjukkan adanya kenaikan sebesar 215,000 pekerjaan dibulan Mei lalu, setelah sebelumnya laporan dari pihak swasta pada pekan ini menunjukkan bahwa perusahaan di AS bulan lalu secara mengejutkan hanya merekrut sedikit tenaga kerja. Emas mengalami penurunan 28% di 2013 lalu yang mengakhiri level kenaikan tertinggi dalam 12 tahun terakhir terkait dengan perkiraan bahwa Federal Reserve akan mengurangi pembelian obligasi yang digunakan selama ini untuk memicu pertumbuhan ekonomi. The Fed telah melakukan pemangkasan stimulus sebanyak 4 kali sejak Januari lalu akibat acuan ekuitas AS reli ke level tertingginya.
Emas untuk pengiriman bulan Agustus diperdagangkan pada level $1,254 per ounce di Comex, New York, dari level kemarin $1,253.30. Pergerakan historis bullion selama 60 hari berada pada level terendahnya sejak April 2013 silam.
Perak untuk pengiriman segera naik 0.2% ke level $19.0809 per ounce. Pekan ini logam tersebut telah mengalami kenaikan sebesar 1.4%, kenaikan tertinggi selama 5 hari hingga 14 Maret lalu.
Palladium turun 0.2% ke level $838.48 per ounce. Logam tersebut masih bersiap untuk mencatat gain mingguan ke-4, kenaikan terlama sejak Maret lalu ditengah pemogokan pekrja tambang di Afrika Selatan dan prospek sanksi terhadap Russia.
Platinum turun 0.2% ke level $1,442.94 per ounce. Logam tersebut bersiap mencatat penurunan mingguan ke-2.
Sumber : Bloomberg