PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Jika Inggris Hengkang dari Uni Eropa, Apa Pengaruhnya ke Rupiah?

96738d53-c69b-433b-820f-5c11438f28eb_169

Jakarta, Rifan Financindo Berjangka -?Inggris sedang menggelar pemungutan suara untuk memutuskan tetap atau keluar dari Uni Eropa. Isu yang dikenal dengan sebutan Britain Exit (Brexit) ini sedang dipantau seluruh dunia.

Jika Inggris akhirnya memutuskan keluar dari UE, kondisi tersebut dinilai tidak berdampak besar pada perekonomian Indonesia, maupun nilai tukar rupiah.

“Apabila Inggris memutuskan keluar dari Uni Eropa, dampak bagi perekonomian Indonesia tidak terlalu besar,” kata Iswardi Lingga, educator trading, di Surabaya, Kamis (23/6/2016).

Iswardi yang sehari-hari sebagai Head Office Educator di perusahaan pialang berjangka Monex ini menerangkan, isu Brexit juga tidak terlalu berdampak pada nilai kurs rupiah.

“Kalau (rupiah) melemah sepertinya (peluangnya) kecil. Justru kurs rupiah akan cenderung meningkat atau minimal stagnan,” terangnya.

Informasi yang dihimpun, head to head perdagangan antara Indonesia dengan negara-negara Uni Eropa pada Januari-April 2016 yakni, nilai impor mencapai US% 3,59 milliar.

Sedangkan ekspor non migas ke Uni Eropa mencapai US$ 4,62 milliar. Nilai tersebut sekitar 11,33% dari total ekspor non migas Indonesia seluruh negara di belahan dunia ini.

Pria yang sudah bergelut belasan tahun sebagi educator trading ini mengajak trader menjadikan isu Brexit ini sebagai peluang. Namun, secara pribadi, ia menginginkan Inggris tetap di Uni Eropa dan tidak menimbulkan gejolak.

“Tapi sebagai trader, kita harus mampu melihat peluang sekecil apapun dari suatu peristiwa. Yang bisa dimainkan di sini adalah pertukaran nilai kurs,” jelasnya.

 

Sumber: Detik