PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Kanker Otak Bisa Menyerang Siapa Saja | PT Rifan Financindo Berjangka

68d2f7a6-5a4c-442c-85d1-951e39d9b3ee_43

Jakarta, Rifan Financindo Berjangka – Kanker otak merupakan salah satu penyakit yang dapat membuat seseorang lumpuh dan tak berdaya. Bahayanya, penyakit ini bisa menyerang siapa saja tanpa pandang bulu.

Dikutip dari Mayo Clinic, kanker merupakan sejumlah penyakit yang ditandai dengan adanya sel-sel yang tumbuh secara tak normal yang terbelah dan tak terkendali. Sehingga kanker dapat menyebar ke seluruh tubuh, termasuk otak.

Kanker otak adalah merupakan perwujudan dari sel-sel yang tumbuh secara abnormal yang terbelah. Perkembangannya sel-sel ini sangat tak terkendali yang bisa menyebabkab munculnya tumor.

Perlu diketahui bahwa tidak semua tumor ini bersifat ganas. Berdasarkan tingkat keganasannya, tumor dibagi menjadi 4 tingkatan yaitu stadium 1 sampai 4. Stadium 1 dan 2 merupakan katagori kanker yang jinak dimana sel-sel kanker tersebut tidak menyebar ke seluruh tubuh.

Namun, stadium 4 merupakan kanker yang bersifat ganas, karena sel kanker tersebut dapat menyebar ke seluruh tubuh.

Sedangkan jika dilihat menurut asalnya, tumor otak terbagi menjadi dua yaitu, primer dan sekunder. Tumor pada otak primer adalah tumor yang muncul pada otak, sedangkan tumor sekunder adalah tumor yang muncul di bagian tubuh lain namun menyebar ke otak.

Tumor otak tidak mengenal usia dan dapat menjangkit siapa saja, termasuk anak-anak. Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tahun 2012 ada sekitar 4.900 kasus kanker otak yang terjadi di Indonesia.

Seperti kebanyakan kasus tumor dan kanker lainnya, kanker otak tidak akan menunjukkan gejala khas hingga memasuki stadium lanjut. Gejala-gejala yang ditimbulkan seperti sakit kepala yang berkelanjutan, muntah-muntah dan gangguan keseimbangan dapat terjadi ketika pasien sudah memasuki stadium 2.

Lebih lengkapnya berikut dampak-dampak terhadap penderita kanker otak antara lain :

– Kejang-kejang atau pingsan
– Gangguan indera penglihatan
– Gangguan dalam berbicara
– Ketidakseimbangan tubuh
– Kehilangan koordinasi tubuh

Kanker otak yang diderita seseorang bukan tanpa sebab. Riwayat genetik dan gaya hidup tak sehat merupakan penyebab utamanya. Selain dua hal tersebut, kanker otak juga bisa disebabkan oleh penggunaan telepon dengan jangka waktu yang lama dan pola tidur yang tidak teratur.

Karena menyerang sistem pusat tubuh, maka pengidap kanker otak stadium lanjut biasanya sulit untuk melakukan aktivitas fisik. Beberapa kasus ekstrem bahkan membuat pengidapnya hanya bisa terbaring di rumah sakit dengan bantuan life support.

RifanFinancindo