PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Kepala Negara Uni Eropa Kecam Insiden Teror di Inggris | Rifan Financindo Berjangka

15014c50-d76c-4c5d-a3bd-38c9ecc456c4_169

Jakarta, PT Rifan Financindo Berjangka – Beberapa kepala negara Uni Eropa menunjukkan simpati mereka terhadap serangan yang terjadi di London, Inggris, melalui media sosial.

Perdana Menteri Belgia, Charles Michel, yang baru saja memperingati satu tahun aksi teror di Brussel, langsung menulis cuitan di Twitter.

“Kami turut berduka cita untuk para korban dan semua yang ikut terpengaruh [insiden teror] di London. Belgia akan mendukung Inggris melawan teror,” ujarnya.

Sementara, Perdana Menteri Denmark Lars Lokke Rasmussen menulis, “[Saya] terkejut dengan foto-foto dari London. Doa kami bersama seluruh masyarakat Inggris.”

Adapun Presiden Lithuania Dalia Grybauskaite mengatakan, “Terorisme adalah senjata pengecut. [Kami] mengecam serangan yang terjadi di jantung Westminster.”

Kepala Komite Negosisasi Brexit Eropa, Michel Barnier menulis, “Doa saya bersama seluruh masyarakat London.”

Pernyataan resmi Juru Bicara Dewan Rakyat Inggris John Bercow dan Lord Fowler, juru bicara Dewan Bangsawan menuturkan, “Atas nama anggota parlemen, kami ikut berbelasungkawa untuk semua korban dan keluarga mereka.”

“Kami juga ingin menyatakan terimakasih pada seluruh anggota kepolisian dan tim medis untuk reaksi cepat mereka dalam menangani insiden ini.”

Serangan yang disebut sebagai ‘insiden teror’ terjadi di depan Gedung Parlemen Inggris di Westminster, London, Rabu (23/3) waktu setempat.

Seorang pria mengemudikan mobil dan menabrak belasan pejalan kaki sebelum menabrakkan kendaraannya ke pagar pembatas. Dia kemudian diketahui berlari ke arah Gedung Parlemen sembari membawa pisau besar dan sempat menikam polisi yang hendak melumpuhkannya. Polisi kemudian menembak pelaku serangan itu.

Setidaknya empat orang tewas dan belasan lainnya terluka. Belum diketahui siapa yang bertanggung jawab atas insiden tersebut. (id)

 

 

sumber: www.detik.com

PT Rifan Financindo Berjangka