PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Land Clearing Selesai, Green Hospital Pangkalpinang Siap Dibangun | PT Rifan Financindo Berjangka

ee607430-3563-4d60-a43e-5e7815d32c30

Jakarta,?Rifan Financindo Berjangka -?Usai sidak kehadiran PNS di hari pertama masuk kerja, Wali Kota Pangkalpinang M Irwansyah meninjau lokasi pembangunan RSUD Depati Hamzah yang akan disulap menjadi green hospital terbaik di Indonesia.

Ditemani Kadis PU Pangkalpinang Suparlan, Direktur RSUD Depati Hamzah dr Restum Alamsyah dan Kadis Kesehatan Pangkalpinang dr Syahrizal, Irwansyah memantau titik-titik yang akan dibangun pada tahap pertama ini.

Tampak area yang sebelumnya merupakan rumah tinggal dokter dan perawat, kini telah rata dengan tanah. Gedung eks Akper yang berada di sisi depan sebelah kiri rumah sakit, juga telah dibumihanguskan. Beberapa alat berat juga tampak terparkir di kawasan itu.

“Tahapan persiapan sudah selesai, ini sudah land clearing, siap untuk pembangunan,” kata Suparlan di RSUD Depati Hamzah, Pangkalpinang, Bangka Belitung, Senin (11/7/2016).

Pria yang akrab disapa Parlan ini mengatakan, Pemkot Pangkalpinang kini tengah menanti waktu peletakan batu pertama yang jadwalnya disesuaikan dengan pemerintah pusat. Belum ada kepastian kapan ground breaking ini akan dilaksanakan, namun menurut Parlan, dalam waktu dekat.

“Insya Allah dalam waktu dekat sudah dilakukan ground breaking, mudah-mudahan minggu ini,” ujarnya.

Foto: Nur Khafifah/detikcom

Parlan memastikan, pembangunan RSUD Depati Hamzah yang ramah lingkungan ini tidak akan mengganggu operasional medis. Semua pelayanan dan proses pengobatan tetap terlayani dengan baik.

dr Restum juga mengamini hal itu. Meski pembangunan green hospital sudah mulai berjalan, namun proses pengobatan pasien tetap tidak akan terganggu.

“Pelayanan kesehatan tidak terganggu sama sekali. Pasien gawat darurat, rawat inap, rawat jalan dan lainnya tetap dapat berobat normal,” kata dokter ahli saraf ini.

Hanya saja, kata Restum, parkir kendaraan masih menjadi kendala. Sebelumnya pasien maupun dokter memarkir kendaraan di lokasi yang sekarang telah diurug itu. Kini setelah memasuki waktu pembangunan, kendaraan diparkir di sela-sela halaman rumah sakit. Karena terbatasnya lokasi, kendaraan yang datang untuk ngedrop pasien diminta tidak berlama-lama di area rumah sakit.

“Kami minta maaf kepada masyarakat karena untuk sementara ini parkir menjadi terganggu. Nanti setelah pembangunan selesai, lokasi parkir akan lebih nyaman,” ucap Restum.

(id, Rifan Financindo)