PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Mau Coba Hidup Sehat Ala Diet Vegetarian? Kenali Dulu Jenis-jenisnya | PT Rifan Financindo Berjangka

a90dc607-800f-41ea-a756-4d5d23d64ea6_43

Jakarta,?Rifan Financindo Berjangka -?Ada berbagai macam jenis diet yang populer di kalangan masyarakat, salah satunya adalah diet vegetarian. Meskipun sudah populer, masih sedikit yang tahu bahwa tidak semua vegetarian anti-produk hewani.

Dikutip pada Jumat (22/7/2016), dari buku ‘Diet Enak ala Vegetarian’ yang ditulis oleh Drs Susianto, dr Hendry Widjaja, MARS dan Helda Mailoa, SST Gizi, pengertian vegetarian secara umum memang tidak mengonsumsi semua daging hewan. Para vegetarian hanya memakan sayur-sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian, dan bahan nabati lainnya.

Meskipun demikian, vegetarian sendiri dibagi kembali menjadi beberapa kelompok lagi. Kelompok-kelompok ini ada yang masih toleran memasukkan produk hewani tertentu ke dalam menu makanannya. Oleh International Vegetarian Union (IVU), vegetarian dibagi berdasarkan susunan menu dan tingkat kesulitannya menjadi tiga: vegan, lacto vegetarian dan lacto-ovo vegetarian.

1. Vegan
“Vegan adalah vegetarian murni yang hanya mengonsumsi biji-bijian, kacang-kacangan, sayur dan buah. Kelompok ini sama sekali tidak mengonsumsi makanan hewani seperti daging ternak, daging unggas, ikan, susu, telur dan produk olahannya,” ungkap para penulis.

Tak cuma berupa produk pangan, mereka yang vegan juga umumnya tidak menggunakan semua produk yang dihasilkan oleh binatang, termasuk madu, bahan kulit, sutera, wool, dan gelatin.

2. Lacto Vegetarian
Kelompok ini adalah vegetarian yang mengonsumsi bahan pangan nabati. Mereka pantang mengonsumsi daging-dagingan, ikan, telur, beserta olahannya. Namun demikian, kelompok lacto vegetarian masih diperbolehkan mengonsumsi susu beserta hasil olahannya, seperti susu dan yoghurt.

3. Lacto-ovo Vegetarian
Sedikit berbeda dengan kelompok lacto vegetarian, kelompok ini adalah vegetarian yang mengonsumsi bahan-bahan nabati, namun tidak mengosumsi daging ternak, daging unggas dan ikan. Para lacto-ovo vegetarian masih diperbolehkan mengonsumsi telur dan susu, beserta produk olahannya.

Diet ini disebut-sebut memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan, terutama jika dijadikan sebagai gaya hidup. Dalam buku tersebut dikatakan bahwa dengan menjadi seorang vegetarian, maka Anda sudah mengurangi risiko untuk terkena penyakit ringan seperti sembelit dan wasir. Tak cuma itu, Anda juga terhindari dari risiko penyakit berat seperti obesitas penyakit jantung, kanker, dan stroke.

(id, Rifan Financindo)(