PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Minyak Dekati 10 Bulan Tertinggi Karena Penurunan Pasokan AS

Jakarta, Rifan Financindo Berjangka -?Minyak diperdagangkan mendekati penutupan tertinggi dalam lebih dari 10 bulan terakhir karena data industri AS mingguan menunjukkan stok minyak mentah menurun, mengurangi kelebihan pasokan.

Kontrak berjangka sedikit berubah di New York setelah melonjak 3,6 % dalam dua sesi sebelumnya ditutup di atas $ 50 per barel pada hari Selasa untuk pertama kalinya sejak Juli lalu. Persediaan minyak menurun sebanyak 3,57 juta barel pada pekan lalu, menurut laporan dari American Petroleum Institute. Data pemerintah hari Rabu diperkirakan menunjukkan persediaan merosot. Perbaikan pekerjaan pada pipa minyak di Nigeria yang dioperasikan oleh Royal Dutch Shell Plc sedang berlangsung, menurut orang yang mengetahui masalah tersebut.

Harga minyak telah menguat lebih dari 90 % dari level 12-tahun terendah pada bulan Februari di tengah gangguan yang tidak direncanakan dan penurunan stabil dalam output AS, yang berada di bawah tekanan dari kebijakan Organisasi Negara Pengekspor Minyak ‘memompa tanpa batas. Konsumsi bensin di Amerika pada musim panas ini meningkat menuju rekornya karena harga eceran terendah dalam lebih dari satu dekade terakhir, menurut data pemerintah.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli , naik 2 sen ke level $ 50,38 per barel di New York Mercantile Exchange, pada pukul 10:38 pagi waktu Hong Kong. Kontrak menguat 67 sen atau 1,4 %, ke level $ 50,36 pada hari Selasa. Total volume perdagangan sekitar 62 % di bawah 100-hari rata-rata.

Brent untuk pengiriman Agustus adalah 4 sen lebih rendah pada level $ 51,40 per barel, di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Kontrak menguat 89 sen atau 1,8 %, ke level $ 51,44 pada hari Selasa. Minyak mentah acuan global yang diperdagangkan pada premium dari 49 sen dibandingkan WTI untuk bulan Agustus. (knc)

 

 

Sumber:?http://www.rfbnews.com/