PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Minyak Melemah, Yen Menuju Penurunan Mingguan | PT Rifan Financindo

ilustrasi-SPBU-aji-140822-5

Jakarta, Rifan Financindo Berjangka -?Minyak jatuh di tengah perkiraan harga yang mungkin menurun ke ke $ 40 per barel terkait konsumsi yang kehilangan momentum dan menghentikan kembalinya pasokan.

Minyak berjangka turun 0,6 persen di New York. Analis dari BNP Paribas SA untuk JBC Energy GmbH memperingatkan harga dapat turun ke $ 40 per barel di tengah melimpahnya pasokan global dan penurunan permintaan. Harga pada hari Jumat ini memangkas penurunan sebelumnya sebanyak 1,4 persen setelah data dari China menunjukkan bahwa ekonomi tetap stabil dan negara memproses sejumlah catatan mengenai minyak mentah.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Agustus berada di $ 45,41 per barel di New York Mercantile Exchange, turun 27 sen pada 02:49 sore waktu Tokyo. Angka tersebut naik 93 sen untuk berakhir di $ 45,68 pada hari Kamis. Total volume perdagangan sekitar 2,7 persen di bawah rata-rata 100-harinya.

Brent untuk pengiriman September turun 27 sen ke $ 47,10 per barel di London-based ICE Futures Europe exchange. Kontrak naik $ 1.11 ke $ 47,37 pada hari Kamis. Minyak mentah acuan global diperdagangkan pada premium sebesar 98 sen untuk WTI pengiriman September.

Yen menuju penurunan mingguan terbesar terhadap dolar sejak 1999 terkait spekulasi rencana stimulus yang dijanjikan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe akan membantu membendung kekuatan dalam mata uang di tengah permintaan untuk aset haven.

Mata uang Jepang telah menurun 4,6 persen terhadap greenback minggu ini, pemain terburuk di antara 16 mata uang utama l oleh Bloomberg. Historis volatilitas satu bulan naik ke level tertinggi sejak Desember 2008 pada hari Kamis.

Yen sedikit berubah di 105,37 per dolar AS pada 9:22 pagi di Tokyo dari penutupan New York. Jatuh serendah 105,94 pada hari Kamis, terlemahnya sejak 24 Juni. Terhadap euro, mata uang ini naik 0,1 persen ke 117,06, membawa penurunan mingguan menjadi 5,1 persen.

(id, PT Rifan Financindo Berjangka)