PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Minyak Mentah WTI Turun Seiring Manufaktur Global Tidak Sesuai Perkiraan

Minyak wti naik

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun pada spekulasi bahwa pelemahan manufaktur Jerman hingga China akan membatasi permintaan minyak. Brent stabil di London.
Kontrak berjangka turun sebesar 0,5 persen di New York sejak 29 Agustus kemarin. Pasar perdagangan di AS tutup untuk memperingati Hari Buruh dan transaksi akan dipesan hari ini untuk tujuan penyelesaian. Indeks Pembelian Manufaktur Jerman, Italia, Inggris dan Cina semua berada di bawah perkiraan pada bulan Agustus. Kemarin minyak Brent turun seiring dengan produksi OPEC naik ke level satu tahun tertingginya pada bulan lalu.
Minyak mentah WTI untuk pengiriman bulan Oktober melemah sebesar 20 sen ke level $ 95,76 per barel di perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange pada pukul 10:04 pagi waktu Sydney. Minyak mentah WTI turun sebesar 2,3 persen bulan lalu dan 2,7 persen lebih rendah pada tahun ini.
Minyak Brent untuk pengiriman bulan Oktober merosot sebesar 7 sen ke level $ 102,72 per barel di London berbasis ICE Futures Europe exchange. Volume semua berjangka yang diperdagangkan sebesar 5 persen lebih dari rata-rata 100 hari.
Indeks Markit Economics zona euro jatuh melebihi dari perkiraan bulan lalu, dengan indeks Italia tiba-tiba turun di bawah angka 50, yang menunjukkan kontraksi pertama dalam 14 bulan terakhir. Di Inggris, pada sektor manufaktur tumbuh paling dalam lebih dari satu tahun terakhir.
Sumber : Bloomberg