PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Minyak WTI Anjlok Di tengah Perluasan Cadangan Bahan Bakar AS

minyak-wti

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun untuk hari kedua setelah laporan sektor industri menunjukkan pasokan bahan bakar AS diperluas, konsumen minyak terbesar di dunia.
Minyak berjangka untuk bulan September turun sebanyak 0,6 persen di New York. Stok bensin meningkat sebesar 3,6 juta barel pekan lalu setelah persediaan minyak mentah menyusut, menurut laporan American Petroleum Institute (API) kemarin. Laporan dari Energy Information Administrasi (EIA) pada hari ini diproyeksikan akan menunjukkan persediaan bahan bakar meningkat sebesar 1 juta menjadi 215.5 juta, menurut survei Bloomberg News.
Minyak WTI untuk pengiriman September turun sebanyak 60 sen menjadi $ 101,79 per barel di perdagangan elektronik New York Mercantile Exchange dan berada di level $ 101,85 pada pukul 9:58 pagi waktu Sydney. Kontrak untuk bulan Agustus berakhir kemarin setelah turun 17 sen menjadi $ 104,42. Volume semua berjangka yang diperdagangkan adalah sekitar 23 persen di bawah rata-rata 100 hari. Bulan depan harga naik 3,5 persen dalam tahun ini.
Minyak Brent untuk pengiriman September turun 35 sen, atau 0,3 persen, ke $ 107,33 per barel bursa ICE Futures Europe exchange kemarin. Minyak mentah patokan Eropa mengakhiri sesi $ 4,94 lebih besar dari WTI.
Sumber : Bloomberg