PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

MinyakDan Emas Melanjutkan Gain | PT Rifan Financindo Berjangka

kilau-emas-tertahan-penguatan-dolar-fl1e5DP8Qk

Jakarta,?Rifan Financindo Berjangka -?Minyak melanjutkan kenaikannya setelah data pemerintah mingguan menunjukkan persediaan AS turun ke level terendahnya sejak Februari, pemangkasan stok di tingkat musiman tertinggi dalam setidaknya tiga dekade terakhir.

Minyak berjangka November naik sebanyak 0,8 persen di New York setelah menguat 2,9 persen pada Rabu kemarin. Persediaan turun sebesar 6,2 juta barel pekan lalu, menurut Energy Information Administration. Sebuah survei Bloomberg sebelum laporan memperkirakan kenaikan sebanyak 3,25 juta barel. Anggota OPEC Arab Saudi dan Iran, yang persaingannya melemahkan kesepakatan mengenai pasokan minyak awal tahun ini, bertemu di Wina seminggu sebelum organisasi tersebut mengadakan pembicaraan di Aljazair.

West Texas Intermediate untuk pengiriman November naik sebanyak 34 sen ke $ 45,68 per barel di New York Mercantile Exchange dan berada di $ 45,60 pada 08:40 pagi di Hong Kong. Kontrak naik $ 1,29 menjadi ditutup di $ 45,34 pada hari Rabu. Total volume perdagangan sekitar 63 persen di bawah rata-rata 100-harinya. Harga memiliki rata-rata sekitar $ 44,80 pada kuartal ini.

Brent untuk pengiriman November naik sebanyak 30 sen, atau 0,6 persen, ke $ 47,13 per barel di London-based ICE Futures Europe exchange. Harga naik 95 sen, atau 2,1 persen, ke $ 46,83 pada hari Rabu. Minyak acuan global diperdagangkan pada premi sebesar $ 1,52 untuk WTI.

Emas pertahankan gain terbesarnya dalam dua minggu setelah The Fed melewati kesempatan untuk meningkatkan biaya pinjaman dan menurunkan prospek untuk suku bunga jangka panjang, menekan dolar.

Bullion untuk pengiriman cepat berada di $ 1,334.29 per ons pada 8:23 pagi di Singapura dari $ 1,335.17 sehari sebelumnya, disaat harga naik sebanyak 1,6 persen untuk kenaikan terbesar sejak 6 September, menurut Bloomberg generic pricing. Indeks Bloomberg Spot Indeks Dollar kehilangan 0,2 persen, memperpanjang penurunannya dari Rabu kemarin.

Emas telah meraih reli sebesar 26 persen tahun ini, dibantu oleh suku bunga rendah di AS dan negatif di Jepang dan sebagian Eropa. Pembuat kebijakan The Fed menurunkan jumlah kenaikan yang diantisipasi mereka untuk 2017 setelah kenaikan yang diharapkan pada akhir tahun ini. Keputusan datang pada hari yang sama dimana Bank of Japan mempertahankan rekor stimulusnya, sementara mengubah fokusnya jauh dari target yang kaku untuk penyediaan uang.

(id, RifanFinancindo)