PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Nokia Dijanjikan Kembali Jaya | PT Rifan Financindo Berjangka

1307058blackberry-20150731211144780x390

Jakarta,?Rifan Financindo Berjangka -?Penantian kembalinya Nokia ke pasar ponsel hampir berakhir. Perusahaan yang memegang lisensi untuk membuat dan mendistribusikan ponsel Nokia, HMD Global Oy, telah menunjuk seorang veteran marketing untuk membangkitkan lagi merek legendaris tersebut.

Namanya adalah Pekka Rantala yang ditunjuk sebagai Chief Marketing Officer. Dia pernah jadi CEO Rovio, pembuat Angry Birds. Sebelumnya sejak tahun 1994 sampai 2011, Pekka bekerja di Nokia.

Di Rovio, Pekka hanya bertahan setahun dan keluar di 2015. Namun pengalamannya yang segudang di Nokia saat masa jaya membuatnya dinilai orang yang tepat untuk melakukan kampanye marketing dengan misi membangkitkan Nokia.

“Ini adalah kehormatan untuk bekerja dengan brand unik ini, untuk terlibat dengan jutaan fans ponsel Nokia di seluruh dunia dan menciptakan generasi ponsel baru. Kami akan mengumpulkan tim baru dengan orang-orang berbakat yang bisa membuat sesuatu yang luar biasa,” sebut Pekka dalam pernyataannya yang detikINET kutip dari PRNewswire.

Pekka akan bekerja sama dengan CEO HMD, Arto Numella dalam memperkenalkan kembali merek ponsel Nokia, yang dipastikan memakai sistem operasi Android. Pekka yakin Nokia berpotensi kembali ke masa kejayaannya di industri ponsel.

“Nokia adalah brand yang dikenali secara global dan kami memiliki kesempatan untuk membangkitkannya. Saya mencintai Nokia dan senang untuk melihatnya bangkit kembali,” tambah Pekka.

Pekka dinilai mengemban tugas berat untuk mempromosikan ponsel Nokia. Memang Nokia merek legendaris, tapi sudah lama hilang sehingga perlu strategi jitu agar kembali menempel di benak orang.

Rilis ponsel Android perdana Nokia kabarnya jelang akhir tahun ini. Berbeda dengan sebelumnya, Nokia sebagai perusahaan induk tidak lagi terlibat dalam pembuatannya. Nokia lebih memilih fokus di industri infrastruktur telekomunikasi, bersaing dengan Huawei dan Ericsson.

Maka, dibentuklah perusahaan baru HMD tersebut yang berhak membuat perangkat Nokia sampai dekade mendatang. Mereka berjanji akan menggelontorkan dana sampai USD 500 juta dalam tiga tahun untuk mendukung marketing produk Nokia.

Ponsel Android Nokia itu akan dirakit di pabrik milik FIH Mobile, anak usaha Foxconn. Distribusinya dijanjikan secara global, kemungkinan termasuk Indonesia jika tidak ada halangan menghadang.

(id, RifanFinancindo)