PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Pasca Cetak Rekor, IHSG Terpangkas Tipis 0,17%

ihsg6

Jakarta, Rifan Financindo Berjangka – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah. Namun hari ini, IHSG terkoreksi karena aksi ambil untung (profit taking).

Membuka perdagangan Rabu (8/4/2015), IHSG berada di posisi 5.513,98. Melemah 9,31 poin (0,17%). Indeks LQ45 pun melemah 2,36 poin (0,25%) ke 959,66.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka di Rp 13.000/US$. Melemah dibandingkan penutupan kemarin di Rp 12.970/US$.

Kemarin, IHSG mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah di 5.523,29. Namun rekor ini tidak bertahan lama, karena investor ‘gatal’ ingin merealisasikan keuntungannya.

IHSG bergerak searah dengan Wall Street yang ditutup melemah. Pelaku pasar cemas karena dolar AS mulai menguat lagi, sehingga mengganggu kinerja emiten yang berorientasi ekspor.

Pada perdagangan Selasa (7/4/2015), Indeks Dow Jones turun 5,43 poin (0,03%) ke 17.875,42. Indeks S&P500 turun 4,29 poin (0,21%) ke 2.076,33, dan Indeks Nasdaq turun 7,08 poin (0,14%) ke 4.910,23.

Sedangkan bursa regional bergerak mixed cenderung menguat. Bahkan bursa Hang Seng (Hong Kong) melesat dengan penguatan sampai 2%.

Berikut perkembangan sejumlah bursa saham Asia:

  • Nikkei 225 naik 88 poin (0,45%) menjadi 19.728,54.
  • Hang Seng ‘lompat’ 506,52 poin (2%) ke 25.782,16.
  • KOSPI menguat 11,69 poin (0,57%) di 2.058,72.
  • Straits Times melemah 5,61 poin (0,16%) menjadi 3.460,01.
  • Shanghai Composite Index naik 3,02 poin (0,08%) ke 3.964,4.

 

Sumber: http://finance.detik.com/